Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau secara intensif dan real-time terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda.
Berdasar hasil monitoring terkini BMKG, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terekam pada stasiun seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 19 milimeter dan berlangsung selama sekitar 29 detik.
Meski erupsi terekam oleh instrumen pemantauan, BMKG menyebut tidak menemukan ada anomali pada rekaman seismograf di sekitar waktu kejadian.






