Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevaluasi seluruh awak kapal (POB) Dekai Mas 3 yang sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Makassar, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Utara pada 13 September 2026.

Sebanyak tujuh anak buah kapal (ABK) berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di tengah perairan.

Kapal Dekai Mas 3 sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Belang-Belang, Mamuju menuju Samarinda pada Kamis, 10 September 2026 pagi.

Namun, kapal mendadak hilang kontak setelah 24 jam berlayar. Berdasarkan keterangan korban, kapal tersebut tenggelam di tengah perjalanan, dan seluruh awak berhasil bertahan hidup menggunakan rakit kerompong.

Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Mamuju, Aswandi mengatakan operasi pencarian dimulai sejak Sabtu, 12 September 2026.

Tim SAR Gabungan

Pada Minggu, 13 September Tim SAR Gabungan kemudian bergerak menuju lokasi dan menyisir sekitar 68 nautical mile (NM) arah barat laut dari Pelabuhan Belang-Belang. Sekitar pukul 08:00 WITA, Tim SAR lokasi korban berhasil ditemukan dan mengevakuasi semua ABK.

7 POB tersebut berhasil kita selamatkan dalam kondisi selamat dan menurut informasi dari 7 POB tersebut bahwa kapal Dekai Mas 3 tenggelam,”

kata Aswandi, dikutip dari Instagram @sar_nasional, pada 14 September 2026.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi ketujuh korban yakni Syahbani (51), Abd. Kadir (50), Ramali (31), Rustam (63), Yusuf (59), Muntaha (20), dan Jaenuddin (42).

Tim SAR kemudian mengevakuasi seluruh korban menuju Pelabuhan Belang-Belang. Mereka tiba sekitar pukul 11.50 WITA dalam kondisi selamat.

Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal Dekai Mas 3 dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 12.20 WITA.