Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Daerah

Kodam XII/Tanjungpura Rotasi Pasukan demi Padamkan Karhutla Kalbar

Lahan gambut sektor selatan Kalimantan Barat masih kering, TNI dan tim gabungan intensifkan pemadaman serta patroli pencegahan karhutla.

Sebuah kapal melintas di perairan Pelabuhan Kijing yang diselimuti kabut asap pekat di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (12/9/2026).
Sebuah kapal melintas di perairan Pelabuhan Kijing yang diselimuti kabut asap pekat di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (12/9/2026). (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/tom. )

TNI memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, khususnya sektor selatan, yang masih menghadapi kondisi cuaca lebih kering.

Kodam XII/Tanjungpura mengalihkan sebagian perkuatan personel dari sektor utara, yang kondisi karhutla menunjukkan tren membaik ke wilayah selatan, untuk memperkuat upaya pemadaman dan pencegahan perluasan titik api.

Berdasar hasil evaluasi, penanganan di sejumlah wilayah sektor utara menunjukkan perkembangan positif dengan penurunan hotspot dan fire spot, sementara sektor selatan masih menghadapi kondisi cuaca yang lebih kering.

Iklan

“Kami geser pasukan ektor utara yang kondisinya sudah membaik ke wilayah selatan. Harapan (kami), setiap kecamatan, Koramil, hingga desa ada unsur TNI bersama Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Polri bahu-membahu memadamkan (api),”

kata Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, dikutip pada Sabtu, 19 September 2026.

Menyeluruh

Sesuai petunjuk dia, di Kabupaten Ketapang, penguatan penanganan dilakukan personel Koramil 1203-13/Matan Hilir Selatan (MHS) bersama tim gabungan dengan melaksanakan pemadaman, pembasahan, dan pendinginan pada lahan yang terbakar di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan pada Jumat, 18 September.

Kondisi lahan gambut yang kering menjadi tantangan karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah, sehingga diperlukan penyiraman menyeluruh dan berulang untuk memastikan api benar-benar padam.

Selain pemadaman, personel TNI bersama unsur terkait terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan karhutla serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung penanganan karhutla secara terpadu, sekaligus mencegah kemunculan dan perluasan titik api baru.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal