Anggota DPRD Kabupaten Mempawah Choirussaib diduga membakar lahan miliknya di Mempawah, Kalimantan Barat, untuk ditanami bibit sawit, viral di media sosial.
Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan pihaknya telah menyelidiki kasus dugaan pembakaran lahan tersebut dengan mengecek TKP dan memeriksa yang bersangkutan.
“Informasi awal, yang bersangkutan betul melakukan itu di lahannya yang sudah terbakar sebelumnya. Sisanya dibersihkan dan dibakar untuk buka lahan akan ditanami jagung dan sawit,”
ujar Ade ketika dikonfirmasi, Selasa, 22 September 2026.
Kepolisian juga telah melibatkan tim labolatorium forensik untuk kembali melakukan olah TKP. Bersamaan dengan itu, Choirussaib direncanakan memberikan kesaksian.
Ade menyebut kasus tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan. Meski demikian, dia enggan membeberkan apakah ada pihak yang telah dijadikan tersangka dalam perkara tersebut.
“Saat ini sudah status penyidikan,”
kata dia.
Klarifikasi
Dalam unggahan akun Instagram @anakponti_channel, Choirussaib mengaku sengaja membakar lahan untuk membersihkan lahan yang sebelumnya telah terdampak kebakaran.
“Aku lagi motong kayu untuk membersihkan lahan yang terbakar kemarin, kami bakar sekalian. Nanti kami tanam sawit baru di sini,”
ucap Choirussaib,
Setelah video itu viral di media sosial, Choirussaib kembali mengunggah video yang berisi klarifikasi bahwa lahan miliknya turut terdampak karhutla.
“Jadi ada sisa-sisa kayu yang belum terbakar itu saya bersihkan, saya tebang. Saya bersihkan, saya kumpulkan lalu itu dibakar pada 17 September, empat hari yang lalu. Sekali lagi saya mohon maaf terkait kegaduhan tersebut,”
aku dia.
“Intinya saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar. Jadi, lahan saya itu sudah terbakar semuanya,”
lanjut politikus partai Hanura itu.






