Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Peringatkan Pansel KPU, PKS: Jangan Jadi ‘Orang Titipan’!

Anggota pansel tidak boleh dipilih berdasarkan kepentingan tertentu yang berpotensi membuka jalan bagi praktik titipan dalam proses seleksi.

Politisi PKS, Mardani Ali Sera.
Politisi PKS, Mardani Ali Sera. Doc: Rika Pangesti.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengingatkan panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar memiliki integritas dan kapasitas serta tidak menjadi sarana kepentingan politik tertentu.

Catatan paling utama pilih disebutnya Pansel ya, Panitia Seleksi, yang punya integritas dan punya kapasitas,”

kata Mardani di Gedung DPR RI, Kamis, 22 Oktober 2026.

Mardani menegaskan, anggota pansel tidak boleh dipilih berdasarkan kepentingan tertentu yang berpotensi membuka jalan bagi praktik titipan dalam proses seleksi.

Jangan pilih yang punya keinginan, sehingga nanti memudahkan titipan, nggak boleh,”

ujarnya.

Menurut Mardani, integritas dan kapasitas pansel menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas penyelenggara pemilu.

Iklan

Ia menilai, penguatan lembaga penyelenggara demokrasi harus dimulai sejak tahap rekrutmen agar proses seleksi berlangsung secara kredibel dan independen.

Kita menghadapi demokrasi yang indeks demokrasinya turun, kita perlu lembaga penyelenggara demokrasi yang kuat,”

jelasnya.

Ia mengingatkan, pansel yang tidak independen berisiko mengurangi kepercayaan publik terhadap hasil seleksi, bahkan sebelum komisioner terpilih menjalankan tugasnya.

Dan itu dimulai dari Pansel yang berintegritas dan berkapasitas,”

ungkapnya.

Terkait pembentukan pansel, Mardani mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri.

Menurut dia, surat mengenai pembentukan pansel telah dikirimkan kepada Presiden.

Mardani juga mengaku telah menghubungi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk membicarakan persoalan tersebut.

Mestinya 12 Oktober 2026. Saya sudah komunikasi dengan Dirjen Polpum,”

terang Mardani.

Meski proses pembentukan disebut telah berjalan, Mardani mengaku belum mengetahui nama-nama yang akan mengisi pansel. Hingga Kamis, 22 Oktober 2026, susunan panitia tersebut belum diumumkan.

Belum dapat. Belum dapat,”

tutupnya saat ditanya mengenai nama-nama anggota pansel.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar