Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Daerah

Tarif Biskita Trans Depok Naik Jadi Rp6.000, Ini Penjelasan Pemkot Depok

Pemkot Depok akan memberlakukan tarif Biskita Trans Depok Rp6.000 mulai 2027. Simak rincian tarif pelajar, lansia, dan alasan penghapusan layanan gratis.

Tarif Biskita Trans Depok Naik Jadi Rp6.000, Ini Penjelasan Pemkot Depok
Ilustrasi BisKita Trans Depok yang melayani rute Terminal Depok – Stasiun LRT Harjamukti. (Foto: Diskominfo Depok)

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mulai memberlakukan tarif berbayar untuk layanan Biskita Trans Depok koridor 1 rute Terminal Depok-Stasiun LRT Harjamukti pada awal 2027. Jika selama ini masyarakat bisa menikmati layanan Biskita secara gratis, tapi mulai tahun depan penumpang akan dikenakan tarif Rp6.000 untuk sekali perjalanan.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan kebijakan ini diambil karena Pemkot Depok akan mengalihkan alokasi anggaran subsidi gratis untuk mendukung operasional Biskita koridor 2 yang direncanakan melayani rute Bojongsari-Terminal Depok.

Kalau hari ini masih gratis, awal tahun depan sudah berbayar karena alokasi gratisnya itu akan kita alihkan untuk (Biskita Trans Depok) koridor 2 jalur Bojongsari-Terminal Depok,”

ungkap Supian Suri dikutip dari BeritaDepok, Selasa, 3 November 2026.

Umum dan Lansia Beda Tarif

Supian menjelaskan, pemberlakuan tarif Biskita Trans Depok akan dibedakan berdasarkan kategori penumpang. Untuk masyarakat umum, termasuk mahasiswa, akan dikenakan tarif Rp6.000, sementara lansia berusia 60 tahun ke atas dan pelajar mendapatkan tarif khusus sebesar Rp4.000.

Iklan

Jadi ada beda Rp2.000 dibanding dengan masyarakat umum, mahasiswa termasuk masyarakat umum bayar Rp6.000,”

jelasnya.

Dengan kebijakan tersebut, pada awal tahun nanti penumpang yang sebelumnya menikmati layanan gratis di koridor 1 harus mulai menghitung biaya perjalanan.

Biskita Trans Depok. (Sumber: IG @biskita_transdepok)
Biskita Trans Depok. (Sumber: IG @biskita_transdepok)

Biaya Operasional Biskita

Selain itu, Supian mengungkapkan Pemkot Depok telah menanggung biaya operasional Biskita Trans Depok sebesar Rp19 miliar pada 2026, dan pemda juga harus menyiapkan pembiayaan untuk pengembangan layanan transportasi umum koridor 2.

Menurut Supian, mempertahankan layanan gratis untuk dua koridor sekaligus akan menjadi beban tersendiri bagi keuangan daerah.

Sementara di sisi yang lain kita sudah harus mempersiapkan untuk jalur tambahan, koridor 2 dari wilayah Terminal Depok sampai ke Bojongsari. Kalau dua-duanya berjalan, dua-duanya gratis, berat buat kita meng-cover ini,”

tuturnya.

Karena itu, Pemkot Depok memutuskan mulai memberlakukan tarif di koridor 1 agar alokasi subsidi gratis dapat dialihkan untuk mendukung operasional koridor 2.

Supian berharap pengembangan rute baru tersebut dapat memperluas jangkauan transportasi umum bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Bojongsari.

Dengan perubahan kebijakan ini, masyarakat pengguna Biskita Trans Depok perlu memperhitungkan biaya perjalanan mulai awal 2027.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.