Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mendorong untuk melakukan hilirisasi gambir. Sebab Sumatera Barat menjadi wilayah terbesar ekspor gambir hingga mencapai US$34,2 juta sepanjang Januari–September 2025.
Budi mengatakan, dengan hilirisasi ini menciptakan nilai tambah produk, dan memperluas pangsa pasar global. Menurutnya, dengan hilirisasi, gambir bisa menjadi produk sabun, kopi, hingga kecantikan.
Potensi komoditas gambir sangat besar. Agar dapat memaksimalkan potensinya, perlu dilakukan proses hilirisasi. Kita tawarkan produk yang sudah melalui proses produksi, misal gambir menjadi sabun, kopi, mungkin nanti produk kecantikan, produk kesehatan. Produk olahan ini adalah kunci untuk mendorong perluasan ekspor komoditas gambir,”
Budi dalam keterangannya, Selasa (18/11/2025).
Budi dalam kesempatan ini juga melepas ekspor 27 ton gambir PT Salimbado Jaya Indonesia (PT SJI), ke India senilai US$102.600 atau setara Rp1,72 miliar.






