Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ambisi Kereta Lintas 3 Negara dari IKN, Keren di Konsep Tapi Berat Realisasi
Ekonomi Bisnis

Ambisi Kereta Lintas 3 Negara dari IKN, Keren di Konsep Tapi Berat Realisasi

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 15, 2025 10:18 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Rangkaian Kereta Inspeksi memasuki Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/12/2025).
Rangkaian Kereta Inspeksi memasuki Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Didik Suhartono/nym)
SHARE

Kereta api menghubungan tiga negara di Borneo atau Kalimantan kini sedang dikaji untuk dilakukan pembangunan jalur. Kereta ini direncanakan akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menilai pembangunan jalur kereta api melintasi tiga negara bisa saja terealisasi. Namun, ia tidak meyakini proyek itu bisa berjalan di era Presiden Prabowo Subianto.

Kalau melihat sekarang kondisinya saya agak pesimis sih, kondisi sekarang lah ya. Pesimis saya (sampai 2029),”

ujar Djoko kepada owrite.

Ia mempertanyakan keseriusan Indonesia dalam rencana pembangunan proyek tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki beban berat untuk merealisasikan proyek kereta yang menghubungkan tiga negara.

Karena menuju IKN itu ada sekitar 500 kiloan ada itu panjangnya, lebih dari 500 kilo dari perbatasan itu. Sementara mereka (Malaysia dan Brunei) nggak begitu jauh,”

jelasnya.

Djoko mengatakan, dengan jarak 500 kilometer dari IKN menuju perbatasan, kesiapan anggaran menjadi catatan. Ia menilai, pemerintahan saat ini tidak lagi fokus pada pembangunan infrastruktur.

Kalau APBN ya tergantung, kalau saya lihat pemerintahan sekarang itu terhadap infrastruktur transportasi itu minim perhatiannya. Tahun akhir ini juga apa prestasinya? Di perhubungan itu banyak melanjutkan yang lalu, tapi nggak membuat yang baru,”

katanya.

Kalau sana (Malaysia dan Brunei) serius, saya tahu. Indonesia ini sejauh mana kesiapan itu terutama menyangkut anggaran. Kalau APBN apa sanggup ya kan, itu 500 kilometer lebih panjangnya ke IKN,”

tambahnya.

Djoko menuturkan, rencana pembangunan kereta yang menghubungkan tiga negara ini sebenarnya tidak memiliki urgensi serius, hanya berupa kerja sama.

Ya proyek kerja sama aja. Karena tadi saya bilang kalau di Indonesia, Indonesia itu membangun jalan perbatasan sampai selesai, nggak selesai-selesai di Kalimantan kok, itu jalan. Apalagi rel membuka akses baru kan,”

katanya.

Nasib Hutan Kalimantan Jika Proyek Terealisasi

Djoko melanjutkan, pembangunan jalur kereta tidak akan mengganggu ekosistem hutan di Kalimantan. Sebab lahan yang digunakan untuk pembangunan jalur hanya selebar 20 meter.

Kalau kereta itu tidak lebar kok. Kalau jalan raya bisa lebar. Kereta itu hanya butuh lebar 20 meter sudah cukup kok. Tidak (mengganggu hutan),”

katanya.

Menurut Djoko, ketiga negara akan diuntungkan bila proyek ini terealisasi. Karena nantinya, banyak pengunjung yang akan datang ke Indonesia menggunakan kereta api.

Saya kira dua-duanya bisa menguntungkan. Di kita berarti kan orang sana akan banyak ke Indonesia, mereka pingin lihat Indonesia dengan naik kereta kan di kita, kalau kita pengen ke sana, lebih mudah naik kereta, enggak usah naik pesawat gitu kan ya,”

imbuhnya.
Otorita IKN menerima kunjungan kenegaraan dari Menteri Pengangkutan Sarawak membahas mengenai potensi kolaborasi dan investasi di Kantor Otorita IKN pada Rabu (10/12/2025). (Sumber: Humas Otorita IKN)

Adapun kajian pembangunan jalur kereta api ini mencuat dalam keterangan resmi Otorita IKN usai menerima kunjungan kenegaraan dari Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin, di Kantor Otorita IKN.

Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin mengatakan Kerajaan Sarawak bersiap meluncurkan maskapai baru Air Borneo pada Januari mendatang. Maskapai ini akan menghubungkan Sarawak dengan sejumlah kota di Pulau Borneo, termasuk membuka jalur langsung menuju Nusantara. Pihaknya juga tengah mengkaji pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Kita dalam pulau yang sama di Borneo. Kami sangat tertarik dengan pembangunan Nusantara, ini adalah masa depan. Sesama di Borneo, kami bangga nantinya seluruh dunia akan datang ke Nusantara. Selain transportasi udara, kami juga sedang mengkaji pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan tiga negara: Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam,”

ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai, bila jalur kereta api tersebut terealisasi diperkirakan akan menggerakkan ekonomi Asia Tenggara.

Sebentar lagi Bandara Nusantara akan beroperasi sebagai bandara komersial. Ini akan mempermudah mobilitas dari dan ke IKN. Tidak hanya udara, jika jalur kereta api lintas tiga negara terwujud, ini akan menggerakkan ekonomi Asia Tenggara dan memperlihatkan pada dunia kuatnya dinamika ekonomi kawasan,”

ujar Bimo.

Tag:BruneiHeadlineIKNJalur Kereta ApiKereta ApiKereta Trans Kalimantanmalaysia
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dilantiknya Juda untuk menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini terpilih sebagai…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Sumber: Dok. Kemen PPPA)
Nasional

Miris! Buku Sekolah Jadi ‘Barang Mewah’ Siswa SD di NTT, Bikin Menteri PPPA Alarm Keras

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyoroti kasus seorang pelajar kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengakhiri hidupnya sendiri akibat…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari
Nasional

Pencalonan Tunggal Hakim MK Dinilai Cacat Konstitusional, Publik Boleh Menggugat

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari menilai, seleksi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh DPR dengan mencalonkan Adies Kadir sebagai calon tunggal melanggar transparansi dan partisipasi. Ditambah lagi jejak…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi seorang anak dan ibu di Indonesia. (Sumber: Unsplash/Farel Yesha)
Ekonomi Bisnis

BPS: Jumlah Penduduk Miskin RI Capai 23,36 Juta, Kriteria Pengeluaran Rp641.443 per Orang

Badan Pusat Statistik (BPS) menetapkan, garis kemiskinan nasional sebesar Rp641.443 per orang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Kemacetan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Sumber: Unsplash/Adrian Pranata )
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Jadi Penopang Utama

Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan atau year…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BPS Klaim Jumlah Pengangguran di RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang pada November 2025

Jumlah orang menganggur di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada periode Agustus-November…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 jam lalu
Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Di Atas Proyeksi Ekonom, BPS Umumkan Ekonomi RI Sepanjang 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up