Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Bank Indonesia Tahan Lagi BI Rate di Level 4,75 Persen
Ekonomi Bisnis

Bank Indonesia Tahan Lagi BI Rate di Level 4,75 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 17, 2025 2:58 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Sumber: Youtube/Bank Indonesia)
SHARE

Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan, menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025. Keputusan ini dilakukan untuk menjaga rupiah di tengah kondisi ketidakpastian global.

Daftar isi Konten
  • BI Pangkas Suku Bunga Lima Kali Tahun Ini
  • Sesuai Ramalan Ekonom BI Rate Ditahan

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dengan keputusan ini maka suku bunga deposit facility tetap sebesar 3,75 persen, dan suku bunga lending facility di 5,5 persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 16-17 Desember 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen,”

ujar Perry dalam konferensi pers Rabu, 17 Desember 2025.

Perry menjelaskan, keputusan bank sentral menahan BI Rate untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian global. Hal ini dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial longgar guna menjaga stabilitas dan mendorong ekonomi nasional.

Di samping itu, Perry mengatakan bahwa pihaknya masih membuka ruang BI Rate kembali turun ke depannya, dengan mempertimbangan sejumlah faktor, salah satunya inflasi.

Ke depan Bank Indonesia kan terus mencermati ruang penurunan suku bunga BI Rate lebih lanjut. Dengan perkiraan inflasi 2026 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen, serta perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,”

jelasnya.

BI Pangkas Suku Bunga Lima Kali Tahun Ini

Adapun sepanjang tahun ini Bank Indonesia sudah memangkas BI Rate sebanyak lima kali. Pemangkasan pertama dilakukan pada Januari sebesar 25 basis poin (bps) daru 6 persen menjadi 5,75 persen, kemudian turun lagi 25 bps pada Mei 2025 menjadi 5,50 persen.

Lalu pemangkasan ketiga dilakukan pada Juli 2025 sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Kemudian Agustus BI Rate dipangkas ke 5 persen, dan terakhir di September ke level 4,75 persen.

Sesuai Ramalan Ekonom BI Rate Ditahan

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, Bank Indonesia akan menahan BI Rate dalam rapat dewan gubernur pada bulan ini.

Kami memprediksi BI akan cenderung mempertahankan BI-Rate pada level 4,75 persen pada pertemuan RDG bulan Desember 2025,”

ujar Josua kepada owrite Rabu, 17 Desember 2025.

Josua menilai, saat ini terdapat risiko dari sisi stabilitas rupiah yang mendominasi, sehingga BI Rate kemungkinan besar akan ditahan. Namun, bila menjelang pengumuman RDG kondisi rupiah mampu berbalik arah secara signifikan, maka BI diramal akan memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin (bps).

Bisa saja BI kembali shifting dari stance menjaga stabilitas dalam jangka pendek menjadi kembali ke pro-pertumbuhan dan memotong BI-Rate 25 bps menjadi 4,50 persen,”

jelasnya.

Sedangkan Kepala Ekonom Bank Central Asia, David Sumual juga memproyeksikan Bank Indonesia akan menahan BI Rate di level 4,75 persen.

Kemungkinan BI akan menahan suku bunga acuan di bulan ini, sambil melihat perkembangan pasar finansial global serta efektivitas dari insentif dan pemotongan bunga yang sudah diberikan BI sebelumnya,”

ujar David saat dihubungi owrite.
Tag:Bank IndonesiaBI ratePertumbuhan EkonomiRupiahSuku Bunga
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Ambil Alih PNM dari Danantara, Buat Apa Ya?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana, mengambil alih salah satu lembaga keuangan yang ada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini dilakukan…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo
Hukum

17 Orang Diamankan Saat OTT di Bea Cukai, KPK Sita Mata Uang Asing hingga Logam Mulia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebanyak 17 orang dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan yang digelar pada Rabu, 4…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dilantiknya Juda untuk menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang kini terpilih sebagai…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi seorang anak dan ibu di Indonesia. (Sumber: Unsplash/Farel Yesha)
Ekonomi Bisnis

BPS: Jumlah Penduduk Miskin RI Capai 23,36 Juta, Kriteria Pengeluaran Rp641.443 per Orang

Badan Pusat Statistik (BPS) menetapkan, garis kemiskinan nasional sebesar Rp641.443 per orang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Kemacetan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Sumber: Unsplash/Adrian Pranata )
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Jadi Penopang Utama

Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan atau year…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BPS Klaim Jumlah Pengangguran di RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang pada November 2025

Jumlah orang menganggur di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada periode Agustus-November…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 jam lalu
Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Di Atas Proyeksi Ekonom, BPS Umumkan Ekonomi RI Sepanjang 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up