Pemerintah memperketat aturan batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Batas maksimal APBD 2026 kini diseragamkan sebesar 2,50 persen dari perkiraan pendapatan daerah.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.101/2025 tentang Batas Maksimal Kumulatif Defisit APBD, Batas Maksimal Defisit APBD, dan Batas Maksimal Kumulatif Pembiayaan Utang Daerah Tahun Anggaran 2026, menggantikan PMK 83/2023. Aturan ini sudah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan berlaku per 31 Desember 2025.
Batas maksimal defisit APBD tahun anggaran 2026 ditetapkan sebesar 2,50 persen dari perkiraan pendapatan daerah tahun anggaran 2026,”
tulis Pasal 3 dikutip Kamis, 8 Januari 2025.
Kemudian untuk batas maksimal kumulatif defisit APBD 2026 ditetapkan sebesar 0,11 persen, dari proyeksi Produk Domestik Bruto (PDB) yang digunakan dalam penyusunan APBN tahun anggaran 2026.






