Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / ESDM Klaim Tak Temukan WNA China Saat Selidiki Tambang Emas Ilegal Lombok, Masa Sih?
Ekonomi Bisnis

ESDM Klaim Tak Temukan WNA China Saat Selidiki Tambang Emas Ilegal Lombok, Masa Sih?

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Januari 21, 2026 6:16 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian ESDM, Jeffri Huwae.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian ESDM, Jeffri Huwae. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
SHARE

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak menemukan keberadaan warga negara asing (WNA) saat melakukan penyelidikan praktik pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang lokasinya berdekatan dengan kawasan pariwisata Mandalika. 

Tambang emas ilegal tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan karena diduga dikelola oleh WNA asal China dan disebut mampu memproduksi emas hingga 3 kilogram per hari.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian ESDM, Jeffri Huwae, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi pada Desember 2025 untuk memastikan informasi tersebut. 

Diketahui, lokasi tambang ilegal itu berada sekitar 70 kilometer dari Mandalika. Jeffri pun tidak menampik adanya kemungkinan keterlibatan WNA dalam pengelolaan tambang emas ilegal tersebut. Namun, saat aparat melakukan penelusuran langsung ke lokasi, tidak ditemukan satupun WNA. 

Ia menduga, para pengelola tambang telah melarikan diri sebelum aparat tiba. 

Jadi yang disampaikan di ruang-ruang publik itu orang asing kemungkinan ada, tapi pada saat itu kita pergi [menyelidiki di lokasi], kosong semua itu,”

kata Jeffri di Kantor Kementerian ESDM, Selasa 20 Januari 2026.

Menurut Jeffri, absennya para terduga pelaku di lokasi diduga berkaitan dengan masifnya pemberitaan media. 

Nah, mungkin karena gencarnya pemberitaan di media itu kita ke sana orangnya enggak ada,”

ujar Jeffri.

Sebagai informasi, keberadaan tambang emas ilegal di Lombok ini pertama kali diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Satgas Pencegahan Wilayah V KPK Dian Patria menyebut lokasi tambang tersebut hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan dari kawasan Mandalika. 

Ini hanya 1 jam dari Mandalika, adanya di Lombok. Ini tambang emas ilegal. 3 kg satu hari,”

ungkap Dian pada Oktober 2025 lalu.

Dian mengungkapkan, KPK sebenarnya telah menemukan tambang emas ilegal itu sejak Oktober 2024. Namun, upaya penindakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tersebut menghadapi berbagai hambatan. 

Ia pun menyebut tambang emas itu diduga kuat dikelola oleh tenaga kerja asing (TKA) asal China.

KPK juga menemukan adanya narasi untuk mengubah status tambang ilegal tersebut menjadi wilayah pertambangan rakyat (WPR). Namun, Dian meragukan klaim tersebut karena kondisi sosial di lapangan tidak mendukung. 

Ini sebenarnya enggak masuk tapi ada narasi mau dibikin masuk (WPR). Pertanyaan saya, rakyat yang mana? Nah, rakyat yang kami ketemu enggak bisa bahasa Indonesia itu,”

ujar Dian.

Tag:chinaEmaskementerian esdmLombokMandalikaTambang ilegalWNA
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
2
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
5

BERITA LAINNYA

Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
Ekonomi Bisnis

Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?

Konglomerat RI Prajogo Pangestu kembali melepas saham miliknya di PT Petrindo Jaya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini mengalami pelemahan, dan telah menyentuh level terdalam…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
Ekonomi Bisnis

Lampaui Efisiensi, PHE Berhasil Hemat Anggaran Rp11 Triliun Lebih pada 2025

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat realisasi efisiensi biaya (cost optimization) sebesar…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahan, dan menempatkannya sebagai salah satu mata…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up