Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan pagi ini Senin, 2 Februari 2026. IHSG anjlok ke level 7.957 atau melemah 4,47 persen.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan IHSG kemungkinan akan mengalami trading halt atau penghentian sementara perdagangan.
Kemungkinan IHSG di suspend kembali karena turunnya di 8 persen akibat Goldman Sach menurunkan rating saham Indonesia menjadi underweight sama seperti MSCI,”
ujar Ibrahim kepada wartawan dikutip Senin, 2 Februari 2026.
Ibrahim menilai, MSCI dan Goldman Sach memiliki pengaruh besar terhadap pasar secara global. Hal ini sejalan dengan investasi MSCI secara global mencapai US$139 triliun.
Artinya apa bahwa industri aset manajemen yang dimiliki oleh MSCI itu sangat berpengaruh sekali, sehingga pada saat MSCI membekukan pasar saham di Indonesia kemudian menurunkan rating itu pengaruhnya cukup luar biasa,”
tuturnya.
Adapun terkait pengunduran diri dari empat pejabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI). Ibrahim menilai, pengunduran diri itu akan memberikan sentimen positif bagi pasar modal.
Keluarnya ketua OJK dan empat pendampingnya kemudian Bursa Efek Indonesia ini sangat bagus sekali. Tujuannya adalah untuk mereformasi semua permasalahan yang ada, dan di situlah pemerintah hadir untuk kembali membangun pasar modal ini lebih baik lagi, dan di mata investor asing ini akan lebih berwibawa,”
tuturnya.
Sebagai informasi, pada hari Jumat, 30 Januari 2026 Direktur Utama BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya. Alasan ia mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab sebab IHSG ambruk dua hari beruntun pada 28 dan 29 Januari 2026.
Masih pada hari yang sama, pada Jumat malam, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara, serta Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara juga mengajukan pengunduran diri.


