Pemerintah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pekerja swasta selama periode libur nasional Hari Raya Nyepi dan Lebaran Idul Fitri 2026. Kebijakan WFA ini tidak dihitung sebagai cuti tahunan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan WFA diberlakukan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat. WFA akan diberlakukan selama lima hari.
Selama libur hari besar keagamaan Idul Fitri diberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja khusus untuk ASN dan juga untuk pekerja swasta. Pemerintah menerapkan skema kerja work from anywhere bukan libur ya, ini clear WFA atau flexible working arrangement itu tanggalnya 16, 17, 25, 26, 27 Maret, itu lima hari,”
ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
WFA Tak Potong Cuti dan Upah
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan imbauan WFA kepada para pengusaha dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026. Ia meminta, agar kepala daerah mengimbau kepada pengusaha agar memberikan kesempatan WFK kepada pekerjanya.






