Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Bahlil Bocorkan Agenda Prabowo di AS, Salah Satunya RI Bakal Impor BBM US$15 Miliar

Bahlil menekankan rencana Impor BBM masuk dalam kerangka pembicaraan kerja sama perdagangan (trade) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026. (sumber: Setkab.go.id)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana impor bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat (AS) senilai US$15 miliar atau setara dengan Rp252,3 triliun (dengan kurs Rp16.830). Rencana ini akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Negeri Paman Sam.

Bahlil menekankan bahwa rencana tersebut masuk dalam kerangka pembicaraan kerja sama perdagangan (trade) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Ya, total salah satu yang kita… tadi juga dibahas itu. Salah satu yang menjadi komitmen pembicaraan kita untuk trade dengan pihak Amerika itu adalah kita akan membeli BBM sebesar 15 billion US dolar. Itu terdiri dari LPG, kemudian dari crude-nya, kemudian dari BBM-nya, minyak jadinya, dan itu masuk dalam pembicaraan itu,”

kata Bahlil usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menyebut, rencana pembelian energi tersebut akan menjadi bagian dari agenda bilateral saat Presiden bertolak ke Amerika Serikat.

Iklan

Insya Allah kalau Bapak Presiden akan berangkat ke Amerika, itu menjadi salah satu bagian yang akan menjadi pembahasan, termasuk beberapa hal lain yang terkait dengan kerja sama bilateral antara Amerika dan Indonesia, khususnya di sektor pertambangan,”

bebernya.

Ketika ditanya apakah impor tersebut akan direalisasikan tahun ini, Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut pelaksanaannya bergantung pada hasil kesepakatan.

Kalau sudah deal, tahun ini juga,”

ungkapnya.

Selain soal pembelian energi, pemerintah juga membuka peluang investasi dari Amerika Serikat di sektor mineral strategis.

Ya kita equal treatment aja. Katakanlah kalau pihak Amerika pingin mau melakukan investasi di Indonesia dengan critical mineral atau pun termasuk dengan nikel, kita terbuka aja. Kan negara kita kan negara bebas aktif. Karena itu kita memberikan equal treatment kepada semua negara, termasuk Amerika. Dan kalau mereka insya Allah berminat, kita juga harus memberikan juga yang sama dengan yang lain,”

beber Bahlil.

Rencana impor BBM dan kerja sama sektor pertambangan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dagang dan investasi antara Indonesia dan Amerika Serikat di tengah dinamika pasar energi global.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.