Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan International Monetary Fund (IMF) agar pemerintah Indonesia menaikkan tarif pajak karyawan secara bertahap. Menurutnya, saat ini perekonomian nasional belum cukup kuat apabila pemerintah mengerek pajak tinggi untuk masyarakat.
Usulan IMF agar pemerintah menaikkan tarif pajak penghasilan (PPh) karyawan merupakan solusi untuk menambah penerimaan negara. Hal ini sekaligus menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak melewati batas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Kan saya bilang sebelum ekonominya kuat, kita nggak akan ubah-ubah itu tarif pajak. Tapi kita akan ekstensifikasi tutup kebocoran pajak dan lain-lain,”
ujar Purbaya di Kompleks DPR RI, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
Untuk saat ini, Purbaya mengaku enggan untuk menaikkan tarif pajak. Sebab, bila langkah ini ditempuh pemerintah, ia memperkirakan ekonomi akan kembali runtuh dan membuat pemerintah kembali melakukan utang.






