Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, menjelaskan bahwa keputusan impor 105 ribu unit mobil pikap dari India dilakukan untuk meningkatkan efisiensi anggaran dalam program Koperasi Desa Merah Putih.
Hal tersebut disampaikan pada saat pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 24 Februari 2026. Menurutnya, strategi pembelian dalam jumlah besar (bulk) memungkinkan perusahaan menghemat anggaran dalam jumlah signifikan.
Dengan pengadaan sarana prasarana ini, Agrinas Pangan bisa melakukan efisiensi sebesar Rp46 triliun,”
kata Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
Skema Pembelian Massal Diklaim Lebih Ekonomis
Joao menyebut efisiensi tersebut diperoleh melalui skema pembelian gelondongan yang dinilai tidak mendapat penawaran harga kompetitif dari produsen dalam negeri. Ia membantah bahwa pihaknya mengabaikan produsen lokal dalam proses pengadaan kendaraan untuk program tersebut.






