Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Usai MA Batalkan Tarif Trump, Airlangga Ungkap Tarif Perdagangan RI ke AS Jadi 15%

Airlangga mengklaim kesepakatan dagang antara Indonesia-AS yang termuat dalam ART tidak batal dan menunggu ratifikasi 90 hari.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: owrite/Anisa Aulia)

Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (AS) telah membatalkan tarif resiprokal Presiden Donald Trump, di tengah Indonesia yang baru menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART). Dalam perjanjian ini Indonesia terkena tarif sebesar 19 persen dari 32 persen untuk produk-produk yang di ekspor ke AS.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, dengan adanya pembatalan MA dan respons Trump yang mengenakan tarif global 15 persen. Ia mengatakan, tarif yang dikenakan untuk RI tidak lagi 19 persen, namun ke 15 persen.

Tarif kan global tarif 15 persen, maka yang berlaku adalah global tarif yang 15 persen. (Indonesia dari 19 persen) dapat diskon jadi 15 persen,”

ujar Airlangga di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.

Kendati demikian Airlangga mengatakan, untuk kesepakatan dagang antara Indonesia-AS yang termuat dalam ART. Perjanjian itu tidak batal, karena baru akan berlaku 90 hari setelah ratifikasi.

Iklan

Nggak batal, itu kan baru berlaku sesudah 90 hari, dan sesudah ratifikasi,”

jelasnya.

Adapun terkait nasib 1.819 pos tarif produk asal Indonesia yang mendapatkan fasilitas bea masuk 0 persen. Airlangga mengatakan bahwa komoditas itu tetap mendapat tarif 0 persen.

Tetap 0 persen,”

ujar Airlangga.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.