Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto, menilai dampak gejolak di Timur Tengah terhadap pasokan energi Indonesia, khususnya liquefied natural gas (LNG), relatif terbatas.
Menurutnya, potensi gangguan terhadap LNG sangat bergantung pada kondisi operasional fasilitas energi di wilayah terdampak konflik, termasuk terminal-terminal yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Kalau LNG mungkin ke Indonesia nggak terlalu kali ya. Tapi memang ada beberapa terminal LNG yang dekat di situ. Jadi kita harus lihat seberapa besar nanti pengaruhnya terhadap pasokannya, tergantung situasinya,”
ujar Seto saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Seto menekankan pentingnya pemantauan intensif terhadap perkembangan konflik dalam waktu dekat. Evaluasi ini dinilai krusial guna memastikan tidak terjadi gangguan signifikan terhadap rantai pasok global yang dapat berdampak pada kebutuhan energi dalam negeri.






