Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / PGN Bukukan Pendapatan US$3,9 Miliar pada 2025, Tumbuh 5 persen
Ekonomi Bisnis

PGN Bukukan Pendapatan US$3,9 Miliar pada 2025, Tumbuh 5 persen

iren natania longdongIvan OWRITE
Last updated: Maret 7, 2026 4:55 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi kegiatan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN)
Ilustrasi kegiatan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) (Foto: https://pgn.co.id/)
SHARE

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen sepanjang 2025, menjadi US$3,9 miliar.

Kinerja tersebut ditopang penguatan segmen bisnis inti midstream dan downstream berbasis infrastruktur di tengah dinamika industri energi.

Sebagai Subholding Gas dari Pertamina, PGN terus memperkuat fundamental bisnis sekaligus menjaga stabilitas operasional sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan laporan kinerja 2025, volume niaga gas bumi PGN mencapai 836 BBTUD. Sementara itu, volume transmisi gas bumi meningkat 4 persen menjadi 1.609 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya, seiring meningkatnya penyerapan pelanggan.

Kinerja operasional juga didorong oleh bisnis infrastruktur LNG. Volume regasifikasi melalui fasilitas terapung FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD atau tumbuh 17 persen.

Angka tersebut berkontribusi terhadap keandalan penyaluran gas untuk berbagai sektor, termasuk industri dan pembangkit listrik.

Di segmen transportasi minyak, PGN mencatat volume penyaluran sebesar 174.811 BOEPD yang didorong meningkatnya aktivitas pengangkutan minyak melalui jaringan pipa yang telah ada.

Sepanjang 2025, PGN juga memperluas infrastruktur gas dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi jargas. Di sisi lain, keandalan sistem operasi tetap terjaga dengan tingkat availability mencapai 98,84 persen.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan perusahaan terus memastikan keberlanjutan penyaluran energi melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG.

Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan,”

kata Fajriyah dalam keterangan resmi, Sabtu, 7 Maret 2026.

Kontribusi anak usaha dan afiliasi juga memperkuat kinerja perusahaan. Volume pemrosesan LPGG tercatat 117 metrik ton per hari atau naik 8 persen, sementara lifting minyak dan gas mencapai 17.519 BOEPD.

Pada segmen LNG trading internasional, PGN berhasil mengirim tujuh kargo LNG atau setara sekitar 59 BBTUD ke pasar global sepanjang 2025.

Dalam laporan keuangan tahun lalu, PGN juga melakukan penyesuaian kewajaran nilai aset pada entitas anak usaha di segmen hulu akibat perubahan asumsi cadangan.

Langkah ini dilakukan sesuai standar akuntansi dan regulasi migas yang berlaku sebagai bentuk kehati-hatian dan transparansi.

Perusahaan menegaskan bahwa penyesuaian tersebut bersifat non-cash sehingga tidak berdampak pada arus kas operasional maupun keberlangsungan usaha. Secara operasional, arus kas PGN tetap solid.

Dari sisi efisiensi, PGN pun mencatat penurunan beban umum dan administrasi sebesar US$33,3 juta atau sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, kontribusi laba dari entitas patungan meningkat menjadi US$76,4 juta. Secara keseluruhan, PGN membukukan laba operasi sebesar US$519,6 juta pada 2025. Sementara laba bersih tercatat US$215,4 juta yang dipengaruhi oleh penyesuaian nilai aset hulu yang bersifat non-cash.

Perseroan juga mencatatkan EBITDA sebesar US$971,2 juta dengan arus kas operasional positif mencapai US$657,1 juta.

Capaian tersebut mencerminkan ketahanan fundamental perusahaan di tengah dinamika industri energi global.

Fajriyah menyebut kinerja PGN ditopang oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi, terutama pada segmen transmisi dan distribusi gas bumi serta bisnis LNG.

Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,”

jelasnya.

PGN pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Tag:Bisnis Infrastruktur LNGBukukan PendapatanGas BumipertaminaPGN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
2
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Megawati Bicara 4 Bekal Manusia Indonesia: Jangan Jadi Penjilat dan Sering Loncat Pagar!
By Rika Pangesti
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II. (Sumber: YouTube BPIP RI)
5

BERITA LAINNYA

Warga melihat barang dagangan melalui perangkat elektronik pada aplikasi platform niaga elektronik (e-commerce) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Harviyan Perdana Putra/nym)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Buka Peluang Pajak Marketplace Dapat Ditunda Lagi, Asalkan… 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang untuk kembali menunda pemberlakuan pemungutan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
55 detik lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Mau Sisihkan Keuntungan BUMN Dialihkan ke APBN, Purbaya: Buat Bayar Utang

Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan menyisihkan sebagian keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
18 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Gini Cara Purbaya Biar Tak Tambah Banyak

Utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun per Juni 2026 atau 41,26 persen terhadap…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari layar gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Antara Foto/Fakhri Hermansyah/hma)
Ekonomi Bisnis

IHSG Ditutup Menghijau 1,69 Persen, Tapi Rupiah Malah Loyo ke Rp17.877 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah ditutup bertolak belakang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up