Meski demikian, ia mengatakan pemerintah tidak akan langsung menaikkan harga BBM, namun diprediksi akan terjadi kelangkaan BBM.
Dalam jangka menengah satu dua minggu kedepan kalau harga minyak dunia masih naik turun, bisa jadi harga BBM naik sementara kebutuhan kita cukup tinggi jelang Lebaran. Kalau harga bbm naik, bukan harga BBM aja tapi harga bahan pokok, dimana BBM itu membantu transportasi produksi sehingga harga barang lain terjadi kenaikan dan terjadi inflasi. Jadi mungkin perekonomian akan bergejolak,”
tuturnya.
Untuk itu, Meta mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati megelola keuangan agar bisa bertahan hidup bukan hanya sekarang tapi juga nanti. Ia pun memberikan beberapa tips mengelola keuangan agar tetap aman saat kenaikan harga BBM.
- Atur Uang Masuk dan Keluar
Meta menjelaskan kita harus mengatur uang masuk dan keluar atau cash in flow dan cash out flow. Ketika punya uang, pastikan uang itu aman sampai kita dapat uang berikutnya.
Singkatnya kalau punya gaji, gimana gaji bisa bertahan sampai sebulan. Tentu di sini teman-teman harus menjaga pegeluaran. Kalau pengeluaran terjadi setiap hari, sedangkan gajian sebulan sekali, memang harus jaga cash flow supaya berhemat dan tidak boros,,”
katanya.
- Jangan Berhutang
Meta menegaskan sebisa mungkin untuk tidak berhutang, terutama berhutang yang sifatnya konsumtif.
Artinya, kita berhutang untuk membiayai kehidupan sehari-haru untuk yang sifatnya tidak ada nilai kembalinya bukan produktif.
Kita usahakan hindari utang konsumtif. Jadi kalau belanja secukupnya, tidak perlu berhutang,”
ucapnya.
- Nabung
Seberapa pun penghasilan yang dimiliki, usahakan untuk ditabung setiap bulannya. Nabung ini sangat penting karena bisa jadi cadangan kalau terjadi sesuatu kita tidak berhutang.
Kita masih punya ruang untuk bertahan hidup dari tabungan kita, nah semakin banyak tabungan bisa dihitung berapa lama bisa bertahan,”
ujarnya.
Namun, Meta menyadaru bahwa biaya setiap orang berbeda-beda, dan kemampuan orang menabung pun berbeda-beda. Namun coba diusahakan menabung idealnya 10 persen dari gaji.
Kalau lebih ya lebih bagus. Kalau belum 10 persen tidak ap-apa tapi mulai untuk nabung. Tiga hal yang paling basic dan prinsip yang harus kita lakukan supaya keuangan lancar, bukan cuma untuk kelas menangah tapi juga kelas atas harus memperhatikan ini,”
tambahnya.