Singapura berencana untuk melakukan ekspor listrik bersih dari Indonesia. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, langkah ini bukan sekadar sebagai perdagangan energi, tetapi juga sebagai pengungkit masuknya investasi industri berteknologi tinggi.
Pemerintah, kata Bahlil, ingin memanfaatkan ketersediaan energi hijau untuk menarik perusahaan-perusahaan global membangun fasilitas produksi dan pusat teknologi di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK), sehingga kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat industri hijau baru di Indonesia.
Saya sudah mendapat laporan bahwa kawasan industri sudah hampir final. Nanti kita akan bangun di wilayah Kepri. Dan ini saya lagi meng-clear-kan. Kalau itu sudah selesai, maka saya pikir ini salah satu kemajuan dalam persiapan,”
ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dalam pertemuan dengan Minister for Manpower sekaligus penanggung jawab energi Singapura Tan See Leng, di Tokyo, dikutip Selasa, 17 Maret 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Minister Tan See Leng menyambut baik progres teknis terkait kerja sama itu.






