Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kelas Menengah Menyusut, Pengangguran Meledak! Prabowo: Ini Biang Kerok Ekonomi RI Seret
Ekonomi Bisnis

Kelas Menengah Menyusut, Pengangguran Meledak! Prabowo: Ini Biang Kerok Ekonomi RI Seret

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 20, 2026 1:59 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026.
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026. (Sumber: Youtube Prabowo Subianto)
SHARE

Presiden Prabowo Subianto menanggapi fenomena menyusutnya kelas menengah dan tingginya angka pengangguran terdidik di Indonesia. 

Daftar isi Konten
  • Hilirisasi Jadi Jalan Keluar
  • Bangun Industri Kendaraan Listrik

Solusi utama mengatasi masalah tersebut, sekaligus mencegah potensi kerusuhan sosial adalah melalui percepatan industrialisasi, hilirisasi, dan deregulasi aturan yang menghambat.

Hal tersebut diungkapkannya saat berdiskusi dengan ekonom sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, yang menyoroti 80 persen lapangan kerja yang tercipta pada rentang 2019-2024 didominasi sektor informal dengan upah minim, sementara banyak lulusan SMA/SMK hingga universitas yang masih menganggur.

Prabowo tidak menampik kekhawatiran tersebut. Ia mengaku miris melihat fakta meski pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat stabil di angka 5 persen selama 7 tahun, angka kemiskinan justru bertambah dan kelas menengah menyusut.

Bahwa kelas menengah turun. Itu yang menohok saya. Saya tadi bangga juga (pertumbuhan 5 persen). Oh, there’s something wrong with the system,”

aku Prabowo, dalam pertemuan dengan pakar di kediamannya di Hambalang, Selasa, 17 Maret 2026. 

Hilirisasi Jadi Jalan Keluar

Sebagai jalan keluar, presiden mengusung konsep “Transformasi Bangsa” yang bertumpu pada penghentian ekspor bahan mentah.

(Hal) yang terjadi adalah deindustrialisasi, yang terjadi adalah uang Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Saya ingin hilirisasi. That’s the only way. Indonesia tidak boleh ekspor lagi bahan mentah,”

ujar Prabowo. 

Prabowo mencontohkan negara-negara seperti Korea Selatan dan Jepang, yang minim sumber daya alam, justru mampu mendominasi industri otomotif global. Sebaliknya, Indonesia yang kaya timah dan bauksit justru mengekspor material mentah tersebut tanpa nilai tambah.

Indonesia punya bauksit untuk alumina, diolah menjadi aluminium, aluminium jadi mobil. Tapi Indonesia tidak bikin proses bauksit. Maka saya bikin buku ‘Transformasi Bangsa’. Indonesia harus melakukan ratusan (pembangunan) pabrik. Itu yang kami sebut pohon industri,”

papar Prabowo.

Ia juga menyoroti komoditas lain seperti kelapa, kopi, dan cokelat. Indonesia merupakan produsen bahan mentah terbaik dunia, namun ironisnya, masyarakat Indonesia lebih sering mengonsumsi produk jadi (seperti Starbucks, Nestle, KitKat) yang diimpor dari luar negeri.

Bangun Industri Kendaraan Listrik

Dalam pembicaraan tersebut, Prabowo juga menyinggung rencana strategis pemerintah membangun industri otomotif nasional yang sepenuhnya difokuskan pada kendaraan listrik demi mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.

Merespons pertanyaan perihal industri mobil konvensional yang sudah ada, Prabowo menegaskan visinya untuk langsung melompat ke teknologi masa depan.

Saya ingin total (kendaraan) listrik. Saya ingin listriknya itu dari matahari. Kalau Indonesia mau pakai mobil combustion engine (bensin atau solar), masih tergantung lagi dengan impor,”

jelas dia. 

Ia meyakini melalui transisi energi yang tepat, penghematan negara akan luar biasa terasa. Selain membangun industri, Prabowo menyadari bahwa “uang tidak menjadi masalah di Indonesia, melainkan birokrasi yang mengubahnya menjadi masalah.” Maka, ia berkomitmen untuk melakukan deregulasi aturan secara gila-gilaan.

Ia mencontohkan keberhasilannya memangkas birokrasi penyaluran pupuk bersubsidi, yang sebelumnya dijerat oleh 145 peraturan—terdiri dari puluhan undang-undang, Peraturan Presiden, hingga aturan teknis kementerian dan pemerintah daerah.

Contohnya, pupuk subsidi tidak sampai kepada petani. Bahkan bisa diselundupkan. Akhirnya pemerintah mengambil upaya hilangkan peraturan yang dianggap terlalu ribet, sehingga penyaluran dari pabrik langsung ke Gapoktan. Tidak usah pakai kartu macam-macam, cukup pakai KTP bisa beli produk tersebut. 

Kemudian, eks jenderal Angkatan Darat itu menyadari mengeksekusi transformasi bangsa yang menyasar perbaikan gizi, penciptaan lapangan kerja padat karya dan pekerjaan berkualitas hingga deregulasi hukum secara bersamaan merupakan pekerjaan sangat berat.

Kami terpaksa multi-front, semua sektor harus dikerjakan serentak. Memang berat, memang banyak orang mengejek Indonesia tidak mungkin berhasil, tapi saya tidak, saya optimis. Saya yakin Indonesia akan berhasil,”

kata Prabowo.
Tag:Angka PengangguranKelas menengahlapangan kerjamobil ListrikPertumbuhan Ekonomiprabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Dapat Saingan Jakarta Jual Surat Utang Rp3,5 T, Purbaya: Kami Lebih Kredibel dari Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak khawatir surat utang yang diterbitkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
Anggota DPR sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan Pertanian Mulai Melambat

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot 0,12 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
12 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bantah Kabar Pemerintah Bakal Hapus Aturan Defisit APBN 3 Persen dari PDB

Pemerintah dikabarkan akan menghapus batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up