Momentum Ramadan 2026 kali ini diliputi oleh gejolak global akibat perang di Timur Tengah, antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Namun, pemerintah masih meyakini ekonomi kuartal I-2026 masih akan tumbuh 5,7 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin, daya beli masyarakat terjaga selama Ramadan. Ia memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 akan tumbuh di kisaran 5,6 persen hingga 5,7 persen.
Kalau angka-angka terakhir sih pertumbuhan ekonomi bisa 5,6-5,7 persen kalau perkiraan kasarnya,”
kata Purbaya usai melaksanakan salat Idul Fitri di Kantor DJP, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.
Purbaya menilai, perkirakan pertumbuhan itu sudah cukup bagus di tengah gejolak global saat ini. Menurutnya, ekonomi domestik masih terjaga dengan baik berkat kerja pemerintah.






