Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 26 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Efisiensi Anggaran: Pangkas Dana Keselamatan Transportasi, Ancam Nyawa Generasi Emas
Ekonomi Bisnis

Efisiensi Anggaran: Pangkas Dana Keselamatan Transportasi, Ancam Nyawa Generasi Emas

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 26, 2026 11:35 am
Adi Briantika
Dusep
Share
Ketersediaan armada bus hadapi arus mudik di Sulawesi Tenggara
Ilustrasi, Ketersediaan armada bus hadapi arus mudik di Sulawesi Tenggara (ANTARA FOTO/Andry Denisah/wsj)
SHARE

Ketegangan geopolitik global dan tantangan fiskal memaksa Pemerintah Indonesia mengambil langkah berupa penyesuaian postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Kebijakan efisiensi yang menyasar pos keselamatan transportasi di Kementerian Perhubungan dinilai telah melampaui batas kewajaran dan berpotensi menjadi “bom waktu” bagi keselamatan publik di jalan raya.

Akademisi Program Studi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengkritik kebijakan tersebut. Sebab, memangkas anggaran keselamatan bukan sekadar urusan teknis di atas kertas, melainkan perjudian terhadap nyawa masyarakat.

Mimpi mencetak generasi unggul kini terbentur tantangan fiskal dan geopolitik. Gejolak pasokan minyak global akibat konflik Timur Tengah memaksa pemerintah memangkas anggaran di berbagai kementerian, termasuk pos keselamatan transportasi. Pemangkasan ini telah melampaui batas efisiensi dan mulai mengancam keselamatan publik,”

kata Djoko kepada owrite, Kamis, 26 Maret 2026 

Ketika keselamatan dianggap sebagai beban biaya dan bukan investasi, setiap kilometer perjalanan yang ditempuh warga berubah menjadi risiko yang tak terukur. Ia memaparkan lima dampak fatal dari pemangkasan anggaran keselamatan transportasi:

1. Lonjakan Angka Kecelakaan dan Fatalitas

Minimnya dana membuat kegiatan inspeksi keselamatan (ramp check) untuk bus dan truk tidak dapat berjalan rutin. Akibatnya, kendaraan tidak layak jalan beroperasi bebas. Hal ini diperparah dengan fasilitas jalan yang terbengkalai, seperti tidak ada rambu, marka reflektif, pagar pengaman, hingga lampu penerangan. Jalanan gelap tanpa rambu akan menjadi titik buta mematikan.

2. Normalisasi Pelanggaran Kendaraan Berat (ODOL)

Pengurangan anggaran operasional jembatan timbang membuat pengawasan truk bermuatan dan berdimensi lebih (Over Dimension Over Loading/ODOL) menjadi lemah. Pembiaran ini merusak ketahanan infrastruktur jalan raya. Jalan yang berlubang dan bergelombang akibat truk ODOL menjadi faktor utama penyebab kecelakaan fatal, terutama bagi para pengendara sepeda motor.

3. Krisis SDM dan Kompetensi Pengemudi

Keselamatan transportasi sangat bergantung pada faktor manusia. Peniadaan program pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi membuat pengemudi transportasi umum dan barang kehilangan pemahaman mitigasi kecelakaan serta teknik defensive driving. Pengemudi yang hanya mengandalkan insting saat menghadapi medan sulit merupakan pertaruhan yang sangat berbahaya.

4. Kerugian Ekonomi yang Membengkak

Alih-alih berhemat, pemangkasan anggaran justru memicu pembengkakan biaya penanganan pasca-kecelakaan, seperti santunan kematian, perawatan rumah sakit, hingga perbaikan infrastruktur. 

Data Pusat Informasi Kriminal Nasional Polri sepanjang 2025 menunjukkan tingginya angka korban di usia produktif. Dengan rincian: korban usia di bawah 17 tahun (15 persen), 17–25 tahun (25 persen), 26–45 tahun (33 persen), dan 46–65 tahun (22 persen). Artinya, 58 persen korban berada di rentang usia produktif 17-45 tahun. Kendaraan roda dua tercatat sebagai penyumbang kecelakaan tertinggi mencapai 76,6 persen. 

Kehilangan nyawa di rentang usia ini bukan sekadar angka statistik, melainkan hilangnya motor penggerak ekonomi bagi keluarga sekaligus negara,”

ujar Djoko.

5. Dampak Sosial dan Isolasi Wilayah

Kecelakaan beruntun menciptakan rasa tidak aman bagi masyarakat. Jika transportasi umum berhenti beroperasi karena minimnya jaminan keselamatan, warga di pelosok terancam semakin terisolasi secara ekonomi dan kehilangan akses pendidikan.

Ia berpandangan, upaya negara mencetak manusia unggul melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun penguatan fasilitas pendidikan akan berujung sia-sia jika urat nadi mobilitas masyarakat tidak aman. 

Keselamatan bertransportasi harus dipandang sebagai investasi kemanusiaan yang nilainya tidak sebanding dengan surplus APBD/APBN mana pun, sejalan dengan amanat UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai langkah konkret yang harus diambil pemerintah agar efisiensi tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan, Djoko memberikan perbandingan antara anggaran transportasi dan program prioritas pemerintah.

Anggaran keselamatan transportasi tidak sebesar program MBG. Namun, manfaatnya sangat besar ketimbang MBG yang (faktanya justru) memberi manfaat buat 90 persen kelompok mampu,”

kata Djoko. 
Tag:APBNefisiensi anggaranGeopolitikKementerian PerhubunganKeselamatan di Jalanpenghematan anggarantimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Petugas mengatur arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat
Nasional

Arus Balik 2 Gelombang, Ini Strategi Pemerintah Hindari Kemacetan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turun langsung memantau puncak arus balik Lebaran gelombang pertama di Terminal Terpadu Pulo Gebang pada Rabu 25 Maret 2026 dini…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi Transisi Energi. (Sumber: Unsplash/ Tim van der Kuip)
Ekonomi Bisnis

IESR: WFH 1 Hari Sepekan ASN/Swasta Tak Cukup, RI Perlu Langkah Cepat Transisi Energi

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai rencana pemerintah menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan merupakan langkah darurat yang tepat di tengah tekanan harga dan risiko…

By
Iren Natania
Dusep
4 Min Read
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (kedua kiri) mendengarkan keterangan saksi mantan Subkor Kepala Seksi Pengawasan Norma Pemeliharaan Kesehatan Tenaga Kerja di Kemnaker RI periode 2015-2020 Muzakir (kanan) pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta
Hukum

Gara-gara Yaqut, Noel Ikut-ikutan Mau Ajukan Tahanan Rumah

Tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, bersiap mengajukan permohonan peralihan status penahanan menjadi tahanan rumah. Upaya hukum ini diambil menyusul preseden…

By
Adi Briantika
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Foto udara suasana bongkar muat di tempat penampungan sementara batu bara, Muaro Jambi, Jambi, Selasa (25/11/2025).
Ekonomi Bisnis

Harga Batu Bara Meroket, Pemerintah Siapkan “Pajak Baru” Mulai April 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto sudah menyetujui besaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Ilustrasi Naiknya Harga Minyak Dunia. (Sumber: ADB)
Ekonomi Bisnis

ADB Tawarkan Paket Bantuan untuk Negara Terkena Efek Konflik Timur Tengah, Apa Saja?

Asian Development Bank (ADB) menawarkan paket dukungan keuangan, untuk membantu anggotanya yang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Ekonomi Bisnis

Jika Harga Minyak US$90 per Barel, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Rp260 Triliun

Konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Truk Tangki Minyak Pertamina pembawa BBM Pertamax Series. (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Di Tengah Isu Energi Global, Pertamax Series Laris Manis Saat Mudik Lebaran 2026

Produk bahan bakar dari PT Pertamina (Persero) yakni Pertamax Series, menjadi pilihan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up