Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 7 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Jika Harga Minyak US$90 per Barel, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Rp260 Triliun
Ekonomi Bisnis

Jika Harga Minyak US$90 per Barel, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Rp260 Triliun

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 26, 2026 10:23 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
Senja di pengeboran minyak. (Sumber: Unsplash/Zbynek Burival)
SHARE

Konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran telah membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Harga minyak bahkan sudah melebihi asumsi makro 2026 yang dipatok sebesar US$70 per barel.

Pengamat Energi, Bisman Bakhtiar mengatakan jika harga minyak terus bertahan di sekitar US$90 per barel, maka beban subsidi dan kompensasi energi berpotensi membengkak hingga Rp260 triliun pada tahun ini. Dalam APBN 2026, subsidi dan kompensasi energi dipatok sebesar Rp381,3 triliun.

Jika harga minyak bertahan di sekitar US$90 per barel, maka beban subsidi dan kompensasi energi berpotensi membengkak lebih kurang Rp260 triliun, dan jika sampai harga US$100 per barel maka subsidi bisa sampai Rp320 triliun,”

ujar Bisman saat dihubungi owrite Kamis, 26 Maret 2026.

Menurut Bisman, tanpa pengendalian konsumsi maka beban subsidi tahun ini akan melebar. Sehingga menurutnya, ada dua opsi yang bisa dilakukan oleh pemerintah yakni menambah anggaran subsidi atau menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Jadi tanpa pengendalian konsumsi, deviasi dari asumsi APBN akan makin besar. Hanya ada dua opsi, yakni tetap menambah subsidi energi di APBN atau penyesuaian/menaikkan harga BBM,”

tuturnya.

Bisman mengatakan, memang penyesuaian harga BBM subsidi bisa menjadi opsi. Akan tetapi memiliki risiko sosial dan membuat inflasi melonjak.

Penyesuaian harga BBM subsidi bisa menjadi opsi, tetapi berisiko sosial dan inflasi bahkan bisa merembet ke politik sehingga perlu sangat hati-hati,”

tuturnya.

Sementara itu, jika pemerintah memilih opsi menambah subsidi Bisman menilai, kemampuan APBN saat ini justru sangat terbatas. Hal ini karena pemerintah harus membiayai program prioritas salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sedangkan jika terus menambah subsidi kemampuan anggaran APBN sangat terbatas, apalagi dalam kondisi defisit dan tetap harus membiayai program-program prioritas pemerintah. Jadi menambah anggaran subsidi juga akan memberatkan,”

tuturnya.

Dengan demikian, Bisman menilai jalan yang bisa ditempuh pemerintah adalah dengan memperketat sasaran target penerimaan subsidi, pembatasan volume, hingga diversifikasi energi.

Alternatifnya adalah memperketat targeting subsidi, pembatasan volume, serta mendorong efisiensi dan diversifikasi energi. Walaupun pada saat tertentu nanti tidak bisa dihindari untuk penyesuaian harga BBM,”

katanya.

Melansir CNBC, harga minyak naik pada Kamis, setelah Iran memberi sinyal bahwa pihaknya tidak berniat mengadakan pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat. Meskipun Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan bahwa usulan AS untuk mengakhiri perang sedang ditinjau oleh pejabat senior di Teheran.

Adapun harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan internasional, naik 1,21 persen menjadi US$103,46 per barel. Sedangkan harga minyak mentah Amerika Serikat atau West Texas Intermediate (WTI) naik 1,35 persen menjadi US$91,54 per barel.

Di samping itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengatakan bahwa dari hitungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) realisasi harga minyak Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) per 11 Maret masih di sekitar US$68 per barel. Sehingga katanya, harga minyak dunia masih berada dalam target asumsi makro 2026 yang sebesar US$70 per barel.

Berdasarkan estimasi kami, realisasi ICP secara average year to date hingga 11 Maret 2026 sekitar US$68 per barel, ini sudah memasukkan kenaikan yang US$120 per barel yang sebentar itu ya. Ini masih dibawa asumsi APBN yang ditetapkan sebesar US$70 dolar per barel,”

ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA.

Purbaya mengatakan, dengan realisasi itu fiskal masih memiliki ruang untuk mengantisipasi risiko kenaikan harga minyak dalam pelaksanaan APBN 2026. 

Kemarin banyak yang nanya tuh harga minyak sudah US$100 per barel, apakah pemerintah akan segera mengubah APBN-nya? Belum, karena kalau dari sini sampai kemarin masih US$68 per barel,”

jelasnya.
Tag:APBNAS-Israel vs IranBBMBrentHarga MinyakMBGSubsidi energiWTI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
4
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ekonomi Bisnis

Himbara Minta Dana SAL Diperpanjang Setahun, Purbaya Cuma Bilang Begini…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
30 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Buka Peluang Rumahkan Pegawai DJP Imbas Penerimaan 2026 Shortfall

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan penerimaan pajak pada 2026 hanya sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Kompak Menghijau: Rupiah Perkasa Rp17.980 per Dolar AS, IHSG Terbang ke Level 5.986

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BI Bongkar Penyebab Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS

Bank Indonesia (BI) buka-bukaan terkait biang kerok rupiah kembali menyentuh level Rp18.000…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up