Pemerintah berencana melaksanakan kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah satu hari sepekan dalam waktu dekat ini. Kebijakan ini sebagai upaya efisiensi energi, imbas melonjaknya harga minyak mentah akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bila rencana ini benar-benar diterapkan, pengusaha meminta agar tidak semua sektor diwajibkan menjalankan kebijakan ini.
Tentu tidak dapat diimplementasikan secara seragam di semua sektor. Banyak sektor riil seperti manufaktur, logistik, perdagangan, hingga layanan yang berkaitan langsung dengan operasional lapangan tetap membutuhkan kehadiran fisik tenaga kerja dan mobilitas operasional agar aktivitas produksi dan distribusi dapat berjalan dengan baik,”
ujar Shinta saat dihubungi owrite Senin, 30 Maret 2026.
Maka dari itu, Shinta meminta agar pemerintah memberikan kebebasan kepada pengusaha untuk menentukan hari pemberlakukan WFH kepada pekerjanya.






