Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara, terkait kenaikan sejumlah harga di masyarakat meski pemerintah menahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah satu kenaikan saat ini adalah plastik.
Airlangga mengatakan, kenaikan harga plastik yang saat ini terjadi disebabkan oleh bahan baku petrokimia. Diketahui, bahan baku petrokimia berasal dari minyak bumi dan gas, yang kini pasokannya tengah terganggu akibat perang di Timur Tengah.
Itu kan plastik memang berubah harganya. Bahan baku itu kan selalu berbasis siklus utamanya petrokimia,”
ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Airlangga mengatakan, pemerintah akan terus memantau kenaikan harga bahan baku plastik yang kini banyak dikeluhkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).






