Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Efek Perang di AS-Iran, Harga Tempe dan Tahu Naik hingga Ukuran Mengecil
Ekonomi Bisnis

Efek Perang di AS-Iran, Harga Tempe dan Tahu Naik hingga Ukuran Mengecil

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: April 8, 2026 1:53 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Buruh mempersiapkan kedelai untuk produksi tahu di Sentra Produksi Tahu Cibuntu,
Buruh mempersiapkan kedelai untuk produksi tahu di Sentra Produksi Tahu Cibuntu, Bandung, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.)
SHARE

Harga kedelai kini mengalami kenaikan akibat perang yang terjadi di Timur Tengah. Akibatnya, para pengrajin sudah mengurangi volume, bahkan menaikkan harga tahu dan tempe.

Sekretaris Jenderal Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), Wibowo Nurcahyo mengakui saat ini para pengrajin sudah mulai mengurangi ukuran tahu akibat kenaikan harga kedelai.

Iya betul (pengurangan ukuran tahu dan tempe) dari lebar tinggi itu akan berkurang pastinya itu terjadi begitu. Tapi kalau kenaikan itu sangat jarang teman-teman pengrajin itu sangat takut kalau naik orang lari gitu, mending ada barang tapi kecil gitu,”

ujar Wibowo saat dihubungi owrite Rabu, 8 April 2026.

Wibowo mengatakan, kenaikan harga kedelai impor saat ini sekitar Rp900 per kilogram (kg). Tercatat pada akhir Desember 2025 harga kedelai impor sebesar Rp 9.250 per kg, namun per akhir Maret 2026 sebesar Rp10.150 per kg.

Jadi kalau terdampak sudah pasti terdampak, karena kita ini kan kedelainya hampir 98 persen kita ini impor,”

tuturnya.

Wibowo mengakui, tekanan bagi para pengerajin tahu dan tempe saat ini bukan hanya berasal dari kedelai impor. Namun, kenaikan harga plastik yang menjadi barang pendukung juga memberikan tekanan.

Jadi karena tahun ini kedelai dan plastik sebenarnya berkaitan, karena plastik kan menjadi bahan pendukung untuk membungkusnya. Jadi kedelai dan plastik ini tahun 2026 ini mengalami tekanan yang cukup hebat lah karena eskalasi politik ini yang tidak menentu,”

ujar Wibowo.

Harga Kedelai Naik Rp3.000/Kg

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Gakoptindo, Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai sudah terjadi sejak Maret 2026 akibat perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel. Kenaikan harga kedelai hingga sebesar Rp3.000.

Jadi harga kedelai itu kan datangnya itu bertahap itu ya, sehingga kenaikannya juga bertahap. Dan sekarang ini bukan kedelai saja yang naik dari Rp8.000 menjadi Rp11.000, tapi juga plastiknya juga naik 100 persen dan itu semua akibat daripada perang ini,”

ujar Aip kepada owrite.

Aip menjelaskan, Indonesia melakukan impor kedelai dari Amerika, Brasil, Argentina, dan Kanada. Untuk bisa mencapai Indonesia, kapal-kapal tersebut harus melalui Selat Hormuz.

Kalau tidak mau melalui Selat Hormuz, dia masih keliling lewat Afrika dan ongkosnya akhirnya jauh lebih mahal lagi,”

jelasnya.

Akibat dari kondisi ini, Aip mengatakan saat ini harga tahu dinaikkan dan ukurannya diperkecil. Langkah memperkecil ukuran ini dilakukan agar harga tidak melonjak tinggi.

Dua-dua sekarang ini mulai harga dinaikkan dan ukuran diperkecil, supaya naiknya tidak terlalu signifikan. Kenaikan itu tergantung daripada daerah, provinsi. Jadi misalnya, kalau ini pabriknya itu ada di Aceh dia akan jual di Aceh atau di Medan, tidak mungkin dia bawa ke Jakarta atau ke Jawa Tengah,”

paparnya.

Menurut Aip, harga kedelai bisa saja terus naik ke depannya, bila kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak juga berubah. Hal ini karena dalam setahun Indonesia membutuhkan kedelai sebanyak 3,5 juta ton.

Ya tergantung perang ini, kenapa? Karena Indonesia ini butuh kedelai 1 tahun itu kira-kira 3,3 atau 3,5 juta ton 1 tahun kedelai. Sedangkan produksi dalam negeri cuma 10 persen, 90 persennya itu impor,”

tuturnya.
Tag:GakoptindoHargaHarga KedelaiperangTahuTempetimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Unit 4000 Iran Diduga Rekrut 3 WNI untuk Operasi Rahasia di Asia
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
4
2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah Sistemik
By Rahmat Tunny
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
5

BERITA LAINNYA

Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Sumber: Unsplash/Ruben Sukatendel)
Ekonomi Bisnis

IPAC Mau Angkat Kaki dari Bursa Efek Indonesia, Pilih Jadi Perusahaan Go Private

PT Era Graharealty Tbk (IPAC) mengumumkan rencana menjadi perusahaan tertutup atau go…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) didampingi Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kedua kiri) menyerahkan bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September kepada warga di Surabaya, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Bantuan Beras untuk 33 Juta KPM Jadi Sorotan, Bapanas Bongkar Dugaan Pungutan

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan, akan menindaklanjuti dugaan pungutan yang terjadi di…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Gedung Graha Merah Putih (GMP) di kawasan Gatot Subroto Jakarta. (Sumber: IG @telkomlandmarktower)
Ekonomi Bisnis

Telkom Buka Suara soal Gedungnya Disewa BGN: Masih Diskusi dan Survei Lapangan

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) buka suara terkait rencana penyewaan gedung…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Ekonom Core Indonesia Dipo Satria Ramli (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Mau Buka Rekening Massal, Ekonom: Tak Semua Penduduk Perlu Bansos

Pemerintah berencana membuka rekening bank massal, dengan subsidi saldo awal sebesar Rp50.000.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up