Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 22 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Efek Perang di AS-Iran, Harga Tempe dan Tahu Naik hingga Ukuran Mengecil
Ekonomi Bisnis

Efek Perang di AS-Iran, Harga Tempe dan Tahu Naik hingga Ukuran Mengecil

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: April 8, 2026 1:53 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Buruh mempersiapkan kedelai untuk produksi tahu di Sentra Produksi Tahu Cibuntu,
Buruh mempersiapkan kedelai untuk produksi tahu di Sentra Produksi Tahu Cibuntu, Bandung, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.)
SHARE

Harga kedelai kini mengalami kenaikan akibat perang yang terjadi di Timur Tengah. Akibatnya, para pengrajin sudah mengurangi volume, bahkan menaikkan harga tahu dan tempe.

Sekretaris Jenderal Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo), Wibowo Nurcahyo mengakui saat ini para pengrajin sudah mulai mengurangi ukuran tahu akibat kenaikan harga kedelai.

Iya betul (pengurangan ukuran tahu dan tempe) dari lebar tinggi itu akan berkurang pastinya itu terjadi begitu. Tapi kalau kenaikan itu sangat jarang teman-teman pengrajin itu sangat takut kalau naik orang lari gitu, mending ada barang tapi kecil gitu,”

ujar Wibowo saat dihubungi owrite Rabu, 8 April 2026.

Wibowo mengatakan, kenaikan harga kedelai impor saat ini sekitar Rp900 per kilogram (kg). Tercatat pada akhir Desember 2025 harga kedelai impor sebesar Rp 9.250 per kg, namun per akhir Maret 2026 sebesar Rp10.150 per kg.

Jadi kalau terdampak sudah pasti terdampak, karena kita ini kan kedelainya hampir 98 persen kita ini impor,”

tuturnya.

Wibowo mengakui, tekanan bagi para pengerajin tahu dan tempe saat ini bukan hanya berasal dari kedelai impor. Namun, kenaikan harga plastik yang menjadi barang pendukung juga memberikan tekanan.

Jadi karena tahun ini kedelai dan plastik sebenarnya berkaitan, karena plastik kan menjadi bahan pendukung untuk membungkusnya. Jadi kedelai dan plastik ini tahun 2026 ini mengalami tekanan yang cukup hebat lah karena eskalasi politik ini yang tidak menentu,”

ujar Wibowo.

Harga Kedelai Naik Rp3.000/Kg

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Gakoptindo, Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai sudah terjadi sejak Maret 2026 akibat perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel. Kenaikan harga kedelai hingga sebesar Rp3.000.

Jadi harga kedelai itu kan datangnya itu bertahap itu ya, sehingga kenaikannya juga bertahap. Dan sekarang ini bukan kedelai saja yang naik dari Rp8.000 menjadi Rp11.000, tapi juga plastiknya juga naik 100 persen dan itu semua akibat daripada perang ini,”

ujar Aip kepada owrite.

Aip menjelaskan, Indonesia melakukan impor kedelai dari Amerika, Brasil, Argentina, dan Kanada. Untuk bisa mencapai Indonesia, kapal-kapal tersebut harus melalui Selat Hormuz.

Kalau tidak mau melalui Selat Hormuz, dia masih keliling lewat Afrika dan ongkosnya akhirnya jauh lebih mahal lagi,”

jelasnya.

Akibat dari kondisi ini, Aip mengatakan saat ini harga tahu dinaikkan dan ukurannya diperkecil. Langkah memperkecil ukuran ini dilakukan agar harga tidak melonjak tinggi.

Dua-dua sekarang ini mulai harga dinaikkan dan ukuran diperkecil, supaya naiknya tidak terlalu signifikan. Kenaikan itu tergantung daripada daerah, provinsi. Jadi misalnya, kalau ini pabriknya itu ada di Aceh dia akan jual di Aceh atau di Medan, tidak mungkin dia bawa ke Jakarta atau ke Jawa Tengah,”

paparnya.

Menurut Aip, harga kedelai bisa saja terus naik ke depannya, bila kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak juga berubah. Hal ini karena dalam setahun Indonesia membutuhkan kedelai sebanyak 3,5 juta ton.

Ya tergantung perang ini, kenapa? Karena Indonesia ini butuh kedelai 1 tahun itu kira-kira 3,3 atau 3,5 juta ton 1 tahun kedelai. Sedangkan produksi dalam negeri cuma 10 persen, 90 persennya itu impor,”

tuturnya.
Tag:GakoptindoHargaHarga KedelaiperangTahuTempetimur tengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
3
Jejak Law Firm Diduga Afiliasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terungkap, Kantor Lama Tinggalkan Permata Hijau
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi korupsi
4
Aneh tapi Nyata: Sempat Diculik dan Meronta, Laporan Kasus Atlet Golf Jesslyn Wijaya Kok Malah Dicabut?
By Rahmat Baihaqi
Atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA, di Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Segera Cair, Tapi Tak Semua Bakal Kebagian

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan tetap memberikan insentif kendaraan…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Gedung Direktorat Jenderal Pajak.
Ekonomi Bisnis

TNI-Polri Dilibatkan Jadi Pengawas Pajak, DJP Pastikan Bukan Pemungut

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan buka suara terkait keterlibatan Bintara Pembina…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ungkap Skema Pendanaan PFII, Pastikan APBN Hanya Jadi Dana Cadangan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 jam lalu
Bali akan menjadi kawasan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). (Sumber: Unsplash/Kanwardeep Kaur)
Ekonomi Bisnis

UU Pusat Finansial Internasional Diketok DPR, Kawasan Bakal Dilengkapi Pengadilan Khusus

DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up