Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Soal Pembatasan BBM, Dewan Energi Nasional: 50 Liter per Hari Ketinggian

BBM 50 liter setara dengan jarak tempuh dari Jakarta ke Semarang, sehingga tak masuk akal menerapkan kebijakan tersebut.

Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki sepeda motor konsumen di salah satu SPBU Pertamina di Palu, Sulawesi Tengah.
Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki sepeda motor konsumen di salah satu SPBU Pertamina di Palu, Sulawesi Tengah. (Sumber: Antara Foto/Basri Marzuki/wsj)

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Muhammad Kholid Syeirazi menilai bahwa batasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terlalu berlebihan. 

Diketahui, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menetapkan bahwa pemerintah akan menerapkan pembatasan pengisian bahan bakar minyak (BBM) sebesar 50 liter per hari per kendaraan.

Pembatasan ini berlaku untuk pembelian Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) seperti solar subsidi bagi mobil pribadi, sementara untuk kendaraan umum penumpang dan barang tidak ada perubahan. Namun, pembatasan tersebut masih terlalu tinggi oleh DEN.

Iklan

Untuk BBM sudah ada kajiannya dari ESDM, kalau untuk Solar subsidi itu ya 10 liter per hari itu wajar, kalau kendaraan berat 200 liter per hari, tapi kalau pribadi itu 50 liter per hari, sekarang masih ketinggian,”

kata Muhammad Kholid dalam diskusi Energy & Mining Editor Society (E2S), di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis, 9 April 2026.

Ia pun berkelakar bahwa BBM 50 liter setara dengan jarak tempuh dari Jakarta ke Semarang. Sehingga, tidak mungkin ada masyarakat yang melakukan perjalanan Pulang-Pergi (PP) dari Jakarta – Semarang atau pun sebaliknya.

Mana ada sih orang konsumsi BBM 50 liter per hari, terus hanya bolak-balik (Jakarta) Semarang. Jadi kalau 50 liter per minggu, itu masih make sense,”

tutupnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.