Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan, penambahan lapisan tarif atau layer cukai hasil tembakau (CHT) bisa berlaku paling lambat Mei 2026. Produsen rokok ilegal terancam ditutup, bila hingga tenggat waktu itu tidak beralih menjadi legal.
Purbaya mengatakan, tambahan layer CHT ini dilakukan untuk menertibkan rokok ilegal. Langkah ini dilakukan juga untuk menambah pendapatan negara melalui rokok.
Kita sih pengennya Mei itu paling telat udah jalan supaya pendapatan ke kita masuk,”
ujar Purbaya di Kejaksaan Agung, Jakarta, dikutip Minggu, 12 Januari 2026.
Purbaya mengatakan, proposal kebijakan tersebut sudah rampung disusun oleh Kementerian Keuangan, dan akan segera dibahas bersama dengan DPR RI.






