Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rusia Bantah Minyak yang Dijual Mahal, Tegaskan Tak Ada Harga Khusus ke RI

Kedubes Rusia tegaskan pemberitaan yang beredar adalah keliru, sebab harga minyak dibahas dan disepakati entitas bisnis Rusia dan Indonesia.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov. (Sumber: X/@RusEmbJakarta)
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov. (Sumber: X/@RusEmbJakarta)

Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia untuk Indonesia angkat suara terkait harga minyak yang dibeli oleh Pemerintah RI, yang kemungkinan akan jauh lebih tinggi.

Menurut Kedubes Rusia, pemberitaan yang beredar adalah keliru, sebab harga minyak memang harus dibahas dan disepakati oleh entitas bisnis Rusia dan Indonesia, tergantung pada kondisi pasar global saat ini. 

Menurut Kedubes Rusia, negaranya merupakan pemasok yang bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk sumber daya bahan bakar fosil dan siap bekerja sama dengan RI.

Iklan

Tetapi harga minyak harus dibahas dan disepakati oleh entitas bisnis Rusia dan Indonesia tergantung pada kondisi pasar global saat ini,”

tulis Kedubes Rusia dalam X resmi miliknya, Sabtu, 18 April 2026.

Tujuan dari Pemerintah Rusia adalah memfasilitasi proses perjanjian kerja sama tersebut, dan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk dialog yang konstruktif dan efektif, serta untuk pasokan minyak yang efektif dan hemat biaya.

Dengan cara ini, kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Moskow pada 13 April 2026 serta negosiasi menteri energi kedua negara pada 14 April 2026 membuka peluang baru untuk pengembangan kerja sama Rusia-Indonesia di bidang minyak dan gas,”

tutup Kedubes Rusia.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.