Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mengungkapkan realisasi investasi pada kuartal I-2026 mencapai Rp498,8 triliun. Investasi ini mayoritas berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak Rp250 triliun atau 50,1 persen.
Rosan mengatakan, investasi yang berasal dari PMA naik 8,5 persen secara year on year (yoy). Sedangkan dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) realisasinya sebesar Rp248,8 triliun atau 49,9 persen, dan naik 6 persen secara yoy.
Realisasi investasinya itu tercatat Rp498,8 triliun atau peningkatan kurang lebih 7,2 persen dibandingkan year on year pada kuartal I-2025. Penyerapan tenaga kerjanya itu adalah 706.569 orang atau 18,9 persen peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,”
ujar Rosan dalam konferensi pers Kamis, 23 April 2026.
Provinsi Terbesar Realisasi Investasi
Adapun realisasi investasi di Pulau Jawa mencapai Rp247,5 triliun atau 49,6 persen, dan luar Pulau Jawa investasinya sebanyak Rp251,3 triliun atau 50,4 persen.






