Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika mengungkapkan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian ESDM senilai Rp14 triliun telah disetujui oleh Kementerian Keuangan.
Kita punya banyak program. ABT ini, anggaran belanja tambahan, sudah keluar dari Kementerian Keuangan. Tahun 2026 ini tambahan ABT kita sebesar Rp14 triliun,”
kata Erani saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung sejumlah proyek besar, seperti program peningkatan rasio elektrifikasi melalui pembangunan Listrik Desa (Lisdes), jaringan gas kota (jargas), hingga perluasan transmisi listrik.
Pemerintah Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik
Erani menegaskan pemerintah menargetkan elektrifikasi untuk 5.758 desa melalui pembangunan pembangkit berkapasitas 394 megawatt (MW) dan penyambungan listrik ke sekitar 780 ribu rumah tangga yang ditargetkan rampung pada 2029.








