Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Prabowo Bidik Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen, Pakai Jurus Apa?

Defisit APBN juga ditargetkan terjaga di kisaran 1,80 persen hingga 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye)

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 mencapai 5,8 persen hingga 6,5 persen. Defisit APBN juga ditargetkan terjaga di kisaran 1,80 persen hingga 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Prabowo mengatakan APBN 2027 disusun sebagai komitmen untuk mewujudkan amanat UUD 1945. Demikian disampaikannya dalam Rapat Paripurna bersama anggota DPR RI untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.

“Defisit APBN akan kami jaga pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen PDB. Kami akan berjuang terus menekan dan memperkecil defisit ini,”

ujar Prabowo di DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026.

Sementara, untuk pendapatan negara pada 2027 ditargetkan mencapai kisaran 11,82-12,40 persen dari PDB; sedangkan demi mendukung berbagai program prioritas belanja negara direncanakan ada di kisaran 13,62 persen hingga 14,80 persen terhadap PDB.

Iklan

“Untuk mendukung berbagai program prioritas dan program-program vital belanja negara, direncanakan berada pada kisaran 13,62 persen hingga 14,80 persen dari PDB,”

terang Prabowo.

Bila dirinci, untuk asumsi dasar makro 2027 Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Angka ini naik dibandingkan target APBN 2026 yang hanya 5,4 persen.

Lalu untuk inflasi ditargetkan di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen, dibandingkan APBN 2026 yang dipatok sebesar 2,9 persen. Kemudian, tingkat suku bunga SBN 10 Tahun berada di kisaran 6,5 persen sampai dengan 7,3 persen, dan nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.800-Rp.17.500 per dolar AS.

Sementara harga minyak mentah Indonesia senilai US$70 hingga US$95 per barel, lifting minyak bumi 602 ribu hingga 615 ribu barel per hari, dan lifting gas 934 ribu hingga 997 ribu barel setara minyak per hari.

“Strategi fiskal dan moneter Indonesia haruslah strategi yang mampu untuk menjaga tetap stabil terhadap mata uang dunia,”

kata Prabowo.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.