Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Berkurban’ Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar

Saat libur Idul Adha 1447 H, rupiah menjadi nilai tukar yang paling melemah di antara mata uang negara Asia Tenggara atau ASEAN.

Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Dok. BI)
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Dok. BI)

Nilai tukar rupiah tertekan di tengah momen libur Idul Adha. Mata uang Garuda melemah 0,22 persen atau 38 poin ke level Rp17.834 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, 27 Mei 2026.

Rupiah menjadi nilai tukar yang paling melemah di antara mata uang negara Asia Tenggara atau ASEAN. Merujuk data perdagangan hari ini, peso Filipina (PHP) hanya melemah 0,03 persen melawan dolar AS.

Sedangkan mata uang negara ASEAN lain seperti ringgit Malaysia (MYR) menguat 0,01 persen terhadap dolar AS, baht Thailand (THB) menguat 0,17 persen, dan dolar Singapura (SGD) menguat 0,05 persen terhadap dolar AS.

Iklan

Proyeksi

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pada libur Idul Adha nilai tukar rupiah melemah dalam rentang Rp17.790-Rp17.850 per dolar AS.

“Untuk perdagangan besok mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp17.790-Rp17.850,”

kata Ibrahim.

Pada penutupan perdagangan kemarin, 26 Mei, rupiah melemah di level Rp17.796 per dolar. Pelemahan ini karena AS melancarkan serangan baru terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau di Iran selatan. 

“Tanggapan Teheran terhadap permusuhan baru ini belum segera jelas. Namun, setiap aksi militer baru berpotensi mempersulit negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, terutama setelah Teheran berulang kali memperingatkan AS untuk tidak melakukan serangan lebih lanjut,”

jelas Ibrahim.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.