PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal I-2026. Emiten panas bumi itu membukukan laba bersih sebesar US$43,90 juta atau setara dengan Rp779,4 miliar hingga 31 Maret 2026. Angka tersebut naik 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$31,35 juta (Rp561,4 juta).
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pendapatan PGE juga meningkat 14,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi US$116,56 juta (Rp2,99 triliun) dari sebelumnya US$101,51 juta (Rp1,8 triliun) pada kuartal I-2025.
Kenaikan kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan produksi listrik panas bumi yang terus meningkat. Pada kuartal I-2026, produksi listrik tercatat mencapai 1.370 gigawatt hour (GWh), naik 15,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.







