Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Asosiasi UMKM Warning, Pemadaman Listrik PLN Lebih Menakutkan dari Sepi Pembeli

Pemadaman listrik berpotensi menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha yang mengandalkan peralatan pendingin untuk menyimpan barang dagangan.

Pedagang soto mempersiapkan dagangannya dibantu penerangan lilin saat mati listrik di Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Prasetia Fauzani/kye)
Pedagang soto mempersiapkan dagangannya dibantu penerangan lilin saat mati listrik di Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Prasetia Fauzani/kye)

Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menilai pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah berpotensi menggerus keuntungan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bahkan menghambat pertumbuhan sektor tersebut apabila berlangsung berkepanjangan.

Sekretaris Jenderal Akumindo Edy Misero mengatakan listrik merupakan salah satu faktor penting yang menunjang aktivitas produksi maupun jasa yang dijalankan UMKM. Karena itu, gangguan pasokan listrik dipastikan berdampak terhadap kegiatan usaha.

Energi listrik itu merupakan salah satu yang perlu hadir dan mendukung produk-produk atau jasa UMKM. Jadi kalau terjadi pemadaman bergilir, yang pasti mengganggu produk atau jasa UMKM,”

kata Edy kepada Owrite, Senin, 22 Juni 2026.

Biaya Operasi UMKM Meningkat

Menurut dia, dampak yang paling terasa adalah meningkatnya biaya operasional bagi pelaku usaha yang memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan. Mereka terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar, seperti Solar, guna menjaga kegiatan usaha tetap berjalan.

Iklan

Yang tadinya cuma membayar listrik PLN, sekarang membeli Solar supaya energinya tetap ada. Akibatnya keuntungan yang tadinya diharapkan menjadi berkurang,”

ujarnya.
Ilustrasi Petugas PLN saat mengecek meteran Listrik
Ilustrasi Petugas PLN saat mengecek meteran Listrik (Foto: Istimewa)

Edy menjelaskan, kondisi listrik yang padam juga berbeda dengan UMKM yang tidak memiliki fasilitas listrik cadangan. Saat listrik padam, aktivitas usaha mereka bisa berhenti total karena tidak dapat melakukan produksi maupun pelayanan kepada konsumen.

Kalau misalnya pelaku-pelaku yang tidak punya fasilitas (seperti genset) itu menjadi problem. Begitu listrik mati, tidak bisa ngapa-ngapain. Itu menjadi kendala utama karena mereka membutuhkan energi listrik untuk memproduksi,”

ujarnya.

Rusaknya Alat Elektronik UMKM

Ia menambahkan, pemadaman listrik juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha yang mengandalkan peralatan pendingin untuk menyimpan barang dagangan. Selain itu, kesempatan memperoleh pendapatan juga dapat hilang ketika pelaku usaha tidak dapat beroperasi.

Lebih jauh, Akumindo menilai gangguan pasokan listrik yang berlarut-larut dapat menahan pertumbuhan UMKM di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Pasti berpengaruh. Yang punya genset untungannya berkurang karena ada biaya tambahan. Yang tidak punya genset, ketika listrik mati usahanya bisa berhenti,”

imbuh Edy.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.