Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Kabar Baik! Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan 8% Mulai 1 Juli 2026

Implementasi kebijakan ini memerlukan berbagai penyesuaian untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi.

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia melakukan flag off pada perhelatan Hari Mitra Grab 2022 di Yogyakarta. (Sumber: Dok. Grab)
Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia melakukan flag off pada perhelatan Hari Mitra Grab 2022 di Yogyakarta. (Sumber: Dok. Grab)

Gojek dan Grab Indonesia resmi akan menerapkan potongan aplikasi atau skema bagi hasil sebesar 8 persen untuk layanan transportasi penumpang roda dua pada 1 Juli 2026. 

Mulai 1 Juli 2026, Gojek akan mengimplementasikan potongan aplikasi sebesar 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua atau GoRide. Hal ini merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan para Mitra Pengemudi ojek online,”

kata Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo Catherine Hindra Sutjahyo dalam keterangan resmi, Rabu, 24 Juni 2026.

Sementara itu, CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan bahwa Grab juga akan mengimplementasikan bagi hasil yang sama, sebesar 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua, yaitu GrabBike.

Langkah ini merupakan bentuk kepatuhan Grab Indonesia terhadap arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, serta sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital agar memberikan manfaat yang lebih luas dan nyata bagi masyarakat,”

ujar Neneng.

Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Pengemudi

Kedua perusahaan menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini memerlukan berbagai penyesuaian untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, keterjangkauan layanan bagi pelanggan, serta keberlanjutan ekosistem transportasi online. 

Iklan

Gojek pun menyatakan bahwa implementasi skema bagi hasil tersebut akan memberikan tantangan bagi lini bisnis roda dua perusahaan sehingga berbagai penyesuaian perlu dilakukan dengan mempertimbangkan peluang pendapatan mitra pengemudi, harga layanan, dan keberlanjutan ekosistem.

Driver Gojek lagi mengganti baterai Motor. (Sumber: Dok. GoTo)
Driver Gojek lagi mengganti baterai Motor. (Sumber: Dok. GoTo)

Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Sementara itu, Grab juga menyampaikan bahwa implementasi kebijakan tersebut akan dilakukan dengan penuh pertimbangan untuk memastikan layanan tetap terjangkau.

Sebagai informasi, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi ojek online dan akan mulai berlaku secara nasional pada 1 Juli 2026.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.