Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mendesak Direktur Utama PT PLN Persero untuk mengumumkan nama kedua Independent Power Producer (IPP) yang disebut-sebut mengalami gangguan dan keluar dari sistem kelistrikan Jawa, Madura dan Bali (Jamali).
Dua IPP tersebut sebelumnya disebut-sebut telah mengakibatkan pemadaman listrik bergilir di pulau Jawa beberapa waktu belakangan ini.
Kami meminta Dirut PLN untuk mengumumkan nama kedua IPP yang mengalami gangguan ini. Karena dalam berbagai kesempatan, Dirut PLN selalu menyatakan pemadaman bergilir di Pulau Jawa ini akibat ada gangguan dua IPP dan defisit pasokan batu bara DMO, namun tidak pernah sekali pun disebutkan nama IPP yang mengalami gangguan. Tentu ini menimbulkan berbagai tanda tanya besar bagi publik, mengapa ditutup?”
kata Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman dalam keterangan resmi, Rabu, 24 Juni 2026.
Jika Akibat 2 IPP Pemadaman Listrik Janggal
Menurut Yusri, dari berbagai informasi akurat yang diperoleh CERI, jika pemadaman bergilir memang karena gangguan dua IPP saja, tentu menimbulkan kejanggalan. Sebab, kelistrikan Jamali selama ini disebut memiliki reserve margin atau cadangan daya mencapai 39,2 persen.







