Harga emas global kembali melemah pada perdagangan Kamis, 9 Juli 2026, setelah sehari sebelumnya menyentuh level terendah dalam sepekan. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan potensi suku bunga tinggi menyusul memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Dikutip dari Economic Times, harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi US$4.066,24 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus melemah 0,1 persen ke level US$4.077 per ons. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh titik terendah sejak 1 Juli 2026.
Tekanan terhadap pasar muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah “berakhir”. Di saat yang sama, militer AS melancarkan serangan baru yang diklaim bertujuan menjaga Selat Hormuz tetap terbuka bagi lalu lintas pelayaran internasional.







