Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Konglomerat RI Yakin IHSG Kembali Balik ke Level 9.000, Asal…

Boy menuturkan berbalik menguatnya IHSG membutuhkan waktu. Sebab, dibandingkan negara ASEAN, pasar saham RI masih lebih baik.

Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah berada di level 5.000 atau menjauhi nilai tertinggi yang mencapai 9.000 pada pertengahan 2026. Namun, sejumlah konglomerat RI optimis IHSG akan kembali mencapai level tertinggi.

Konglomerat Garibaldi Thohir alias Boy Thohir meyakini IHSG bisa kembali mencapai level 9.000. Sebab, dalam beberapa waktu terakhir IHSG sempat menguat berkali-kali lipat

Saya rasa saya sangat optimis. Karena kalau kita lihat track record belakang, kan pernah tuh saham berapa terus naik berapa kali lipat gitu,”

ujar Boy di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.

Namun, Boy menuturkan berbalik menguatnya IHSG membutuhkan waktu. Sebab, bila dibandingkan negara ASEAN, ia menilai bahwa pasar saham RI masih lebih baik.

Iklan

Tentunya ya butuh waktu, tapi saya yakin insya Allah kesempatannya ada. Karena menurut hemat saya, ya untuk Indonesia tuh di-compare dengan negara-negara Asia Tenggara, kita masih bagus,”

tuturnya.

Kadin Satu Suara

Komisaris Utama VKTR, Anindya Bakrie. (Sumber: Dok. VKTR)
Komisaris Utama VKTR, Anindya Bakrie. (Sumber: Dok. VKTR)

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie juga optimis bahwa IHSG akan kembali ke level penguatan.

Saya bisa mengatakan gini, dalam jangka waktu 3 tahun ini indeks bukan hanya kembali normal, akan lebih daripada sebelumnya,”

tuturnya.

Anin menjelaskan, akan kembali menguatnya IHSG karena fundamental makroekonomi terus tumbuh. Dia pun menilai angka inflasi Indonesia masih terjaga di kisaran 1 persen hingga 2 persen. 

Kami melihat di Kadin, bahwa banyak sekali berita-berita dan juga noise atau distorsi di lapangan, tapi faktanya kita lihat bahwa selama tujuh tahun terakhir, pertumbuhan Indonesia ini rata-rata 5 persen, inflasi kita juga ada di sekitar 1-2 persen,”

imbuhnya.

Adapun pada perdagangan pagi ini Jumat, 10 Juli 2026, IHSG menguat tipis sebesar 0,46 persen ke level 5.939. Sedangkan sepanjang 2026, indeks saham melemah hingga 31,54 persen.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.