Harga emas global tercatat anjlok lebih dari 1 persen pada perdagangan awal pekan ini, akibat dari kekhawatiran penutupan Selat Hormuz sehingga mendorong harga minyak naik tajam, lalu menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga untuk memerangi tekanan inflasi.
Dilansir dari Economic Times pada Senin, 13 Juli 2026, harga emas di pasar spot turun 1,2 persen menjadi US$4.072,78 per ons. Sedangkan, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun 0,8 persen menjadi US$4.081,70 per ons.
Harga emas kali ini dipengaruhi Pasukan AS dan Iran yang kembali saling melancarkan serangan rudal dan drone berat, dengan Teheran menargetkan fasilitas AS di negara-negara di seluruh Teluk pada Minggu kemarin dan mengatakan telah kembali menutup Selat Hormuz yang vital.








