Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Investasi Hilirisasi Tembus Rp300,1 Triliun di Semester I-2026, Didominasi Sektor Mineral

realisasi investasi hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun pada semester I-2026 didominasi oleh mineral mencapai Rp206,5 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. (sumber: Youtube/BKPM)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. (sumber: Youtube/BKPM)

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun pada semester I-2026. Investasi hilirisasi ini didominasi oleh mineral dengan kontribusi mencapai Rp206,5 triliun.

Rosan mengatakan kontribusi realisasi investasi di semester I-2026 ini sebesar 29,7 persen dari total, atau mengalami pertumbuhan 6,9 persen secara year on year (yoy).

Kami melihatnya terjadi peningkatan yang cukup tajam, karena kalau dibandingkan dengan tahun 2023 itu kontribusi dari hilirisasi terhadap total investasi mencapai 24-25 persen. Tapi angka persentase ini sudah meningkat mencapai 29-30 persen di tahun 2026 ini,”

ujar Rosan dalam keterangan pers di Youtube Sekretariat Presiden Kamis, 16 Juli 2026.

Dominasi Hilirisasi

Karyawan mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di PT Karya Tanah Subur Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh
Karyawan mengawasi proses pemasukan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke dalam mesin pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di PT Karya Tanah Subur Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Rabu (1/4/2026). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Rosan menjelaskan, pada periode ini sektor mineral masih mendominasi hilirisasi karena realisasinya mencapai Rp206,5 triliun. Investasi hilirisasi ini meliputi nikel sebesar Rp71 triliun, bauksit Rp53,8 triliun, tembaga Rp37,4 triliun, besi baja Rp30,2 triliun, pasir silika Rp5,9 triliun, dan lainnya Rp8,2 triliun.

Iklan

Lalu realisasi investasi hilirisasi disumbang dari perkebunan dan kehutanan dengan total Rp54,4 triliun. Hilirisasi itu diantaranya kelapa sawit Rp29,5 triliun, kayu log Rp16,3 triliun, karet Rp5 triliun, serta lainnya sebesar Rp3,6 triliun.

Selanjutnya hilirisasi di sektor minyak dan gas bumi mencapai Rp35,4 triliun, yang mana berasal dari minyak bumi Rp26,4 triliun, dan gas bumi Rp9 triliun. Kemudian sektor hilirisasi lainnya adalah perikanan dan kelautan sebesar Rp3,8 triliun. 

Nanti kita juga akan mendorong di bidang perkebunan dan kehutanan dan juga hilirisasi dari minyak dan gas bumi termasuk perikanan dan kelautan,”

tuturnya.

Rosan menuturkan, investasi di bidang hilirisasi ini didominasi luar Jawa sebesar 75,7 persen atau Rp227,3 triliun. Sedangkan di Jawa kontribusinya 24,3 persen atau Rp72,8 triliun.

Bila dirinci, ada lima lokasi hilirisasi terbesar di Indonesia yakni Sulawesi Tengah sebesar Rp56,1 triliun, Maluku Utara Rp53,9 triliun, Jawa Barat Rp25,8 triliun, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rp23,5 triliun, dan Jawa Timur Rp17,5 triliun.

Negara Paling Banyak Investasi

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani. (Sumber: Dok. BKPM)

Rosan mengatakan, untuk investasi di bidang hilirisasi yang berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp212,8 triliun atau 70,9 persen. Sementara kontribusi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hanya sebesar 29,1 persen atau Rp87,3 triliun.

Ada lima besar negara yang paling banyak melakukan investasi di bidang hilirisasi pada semester I-2026 yakni Hongkong sebesar Rp75,2 triliun, Singapura Rp65,7 triliun, China Rp28,3 triliun, Jepang Rp8,7 triliun, dan Amerika Serikat (AS) Rp8,1 triliun. 

Dalam negeri ini juga investasinya yang berhubungan dengan hilirisasi juga persentase-nya sangat tinggi Rp87,3 triliun sedangkan PMA-nya itu Rp212,8 triliun,”

tuturnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.