Pemerintah resmi memulai pembangunan (groundbreaking) proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis, 16 Juli 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut proyek strategis nasional itu akhirnya memasuki tahap konstruksi setelah tertunda selama hampir tiga dekade, dan baru bisa dieksekusi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pada hari ini 16 Juli 2026 ini menandai babak baru proyek Abadi Masela yang sudah dicanangkan 28 tahun lalu, udah enam presiden, Presiden Prabowo Subianto lah yang bisa mengeksekusi hari ini,”
kata Bahlil dalam acara peresmian yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Penyebab Proyek Tertunda Lama

Bahlil menjelaskan salah satu penyebab proyek itu tak kunjung berjalan adalah perdebatan panjang mengenai konsep pengembangannya, yakni apakah fasilitas utama dibangun di laut (offshore) atau di darat (onshore).






