Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Purbaya Beberkan Skema Bereskan Utang Whoosh, Tak Pakai APBN?

Purbaya masih menunggu proses penyerahan aset PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan.

Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)
Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan skema untuk penanganan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Purbaya mengatakan, sampai saat ini masih menunggu proses penyerahan aset PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan. 

Kita tunggu kapan dikasih ke saya, baru kita beresin. Tapi udah clear gimana cara beresinnya,”

ujar Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Purbaya mengatakan, Presiden Prabowo sudah memerintahkan agar Kemenkeu ikut membereskan masalah utang Whoosh. Menurutnya, skema pelunasan utang ini tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Iklan

Enggak harus APBN kepakai, saya punya skema tertentu di mana ada tools-tools, vehicle-vehicle kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC,”

tuturnya.

Masih Berjalan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)

Purbaya mengatakan, sejauh ini penyerahan aset KCIC masih berjalan pada proses administrasi. Nantinya, bila proses pengalihan rampung maka ia akan melaporkannya ke Presiden Prabowo.

Ini lagi proses administrasinya itu udah diputusin, sebenernya udah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantaranya kita clear udah selesai, nanti baru kita lapor lagi ke Presiden,”

terangnya.

Diambil Kemenkeu

Sebagaimana diketahui, untuk menyelesaikan masalah utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, opsi PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) diambil alih oleh Kementerian Keuangan menjadi skema yang akan dipilih oleh pemerintah. 

Iya, kemungkinan (KCIC diambil alih Kementerian Keuangan), ini sedang kami Insya Allah, mudah-mudahan sebentar lagi selesai, kami pikirin satu-satu kan. Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update,”

ujar COO BPI Danantara Dony Oskaria di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Minggu, 12 April 2026.

Dony mengungkapkan, untuk operasional Kereta Cepat nantinya tetap ada di bawah KAI. Sedangkan Kemenkeu hanya akan mengambil saham di KCIC. 

Operasional tetap di KAI, karena memang kereta api Indonesia kan memang bidangnya itu,”

tuturnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.