Harga emas global diperdagangkan stabil tapi di bawah level tertinggi dalam dua pekan pada Kamis, di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak. Sementara, pelaku pasar fokus perhatikan Federal Reserve pekan depan untuk mencari petunjuk mengenai waktu potensi kenaikan suku bunga.
Dilansir dari Economic Times, Kamis, 23 Juli 2026, harga emas di pasar spot tercatat stabil di level US$4.133,39 per ons, setelah naik hingga US$4.165,87 per ons pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus turun 0,4 persen menjadi US$4.136,8 per ons.
Harga minyak tercatat melonjak lebih dari 1,5 persen ke level tertinggi lebih dari enam pekan setelah Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran. Selain itu, kelompok Houthi di Yaman juga menargetkan kapal tanker minyak di Laut Merah.







