PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester I 2026 dengan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp7,6 triliun atau naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan itu, EBITDA meningkat 16 persen menjadi Rp862 miliar, sedangkan laba bersih melonjak 29 persen menjadi Rp435 miliar.
Pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan menunjukkan bahwa Elnusa tidak hanya bertumbuh dari sisi volume bisnis, tetapi juga berhasil meningkatkan kualitas pendapatan dan efisiensi operasional,”
kata Direktur Keuangan Elnusa Nelwin Aldriansyah dalam keterangan resmi, Selasa, 28 Juli 2026.
Pendorong Pendapatan


Nelwin juga membeberkan peningkatan kualitas kinerja yang tercermin dari Net Profit Margin (NPM) yang naik menjadi 5,7 persen atau tumbuh sekitar 19 persen dibandingkan semester I 2025.
Kenaikan margin tersebut didorong oleh efisiensi biaya, optimalisasi utilisasi aset, serta meningkatnya kontribusi bisnis bernilai tambah tinggi.
Dari sisi portofolio usaha, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan dengan kontribusi 65 persen.
Sementara itu, Jasa Hulu Migas Terintegrasi menyumbang 27 persen dan Jasa Penunjang Migas sebesar 8 persen.
Elnusa juga mempertahankan peringkat kredit idAA+ dari PEFINDO selama dua tahun berturut-turut, yang mencerminkan penguatan keuangan dan kemampuan perseroan dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
Proyeksi Pendapatan Semester II 2026


Memasuki semester II 2026, Elnusa melihat prospek bisnis tetap positif seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan energi, yang lebih terintegrasi dan berbasis teknologi.
Perseroan berencana memperkuat kapabilitas pada bisnis inti jasa hulu migas, memperluas pemanfaatan inovasi teknologi, serta mengoptimalkan sinergi lintas lini usaha untuk meningkatkan daya saing.
Elnusa memiliki fundamental yang kuat untuk melanjutkan momentum pertumbuhan. Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, kapabilitas teknologi yang terus berkembang, disiplin keuangan, serta budaya HSSE yang menjadi fondasi operasional, kami optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat, meningkatkan profitabilitas, dan memberikan imbal hasil yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,”
imbuhnya.























