Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPBD) mengungkapkan ekspor sawit Indonesia 80 persen sudah berbentuk produk olahan, bukan lagi minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Umum BPDP Zaid Burhan Ibrahim mengatakan sawit kini menjadi salah penyumbang devisa terbesar bagi RI. Nilai ekspor sawit Indonesia setiap tahunnya tercatat mencapai lebih dari US$20 miliar.
Struktur ekspor sawit Indonesia juga telah mengalami perubahan yang positif lebih dari 80 persen ekspor sawit Indonesia sudah berbentuk produk hilir, bukan lagi minyak mentah. Hal ini menunjukkan bahwa hilirisasi mulai memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi industri nasional,”
ujar Said dalam media briefing di Kalimantan Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.
Hilirisasi Sawit

Adapun hilirisasi sawit terbagi menjadi beberapa jalur. Untuk jalur minyak sawit hilirisasi ke industri pangan dan farmasi yang bisa berbentuk margarin, minyak goreng, roti, hingga vitamin A serta E.







