Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 3 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara ‘Haram’ Lepas Tangan Usai Klaim Manis Hilirisasi Nikel
Ekonomi Bisnis

PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara ‘Haram’ Lepas Tangan Usai Klaim Manis Hilirisasi Nikel

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 3, 2026 5:35 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
43 menit lalu
Share
Ilustrasi PHK pegawai industri nikel.
Ilustrasi PHK pegawai industri nikel. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Rencana PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900 pegawai, tidak bisa dipandang semata sebagai persoalan hubungan industrial antara perusahaan dan pekerja.

Daftar isi Konten
  • Haram Lepas Tangan
  • Evaluasi Hilirisasi

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengatakan negara turut bertanggung jawab karena menjadi pihak yang mendorong dan memfasilitasi investasi hilirisasi nikel.

“PHK GNI bukan sekadar sengketa hubungan industrial. Negara terlibat dalam hilirisasi melalui pemberian izin, kebijakan larangan ekspor bijih, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai insentif investasi. Karena itu, ketika investasi dicatat sebagai keberhasilan pemerintah, dampak kegagalan juga harus menjadi tanggung jawab kebijakan publik,”

kata Achmad dalam keterangan resmi, Senin, 3 Agustus 2026.
Baca juga:
Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras 'Indikator Semu'… Rencana perusahaan smelter nikel Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI),…
BPS: Impor RI Meroket 34 Persen, Jauh Lampaui Pertumbuhan Ekspor… Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan kinerja ekspor dan impor Indonesia naik pada…
Korban PHK di RI Capai 32.389 Orang per Juni 2026,… Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaporkan, jumlah pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)…
  • Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras 'Indikator Semu' Hilirisasi
  • BPS: Impor RI Meroket 34 Persen, Jauh Lampaui Pertumbuhan Ekspor pada Juni…
  • Korban PHK di RI Capai 32.389 Orang per Juni 2026, Kemnaker: Jabar…

Haram Lepas Tangan

Negara tidak bisa hanya mengklaim keberhasilan ketika investasi masuk, tetapi lepas tangan saat perusahaan mengalami krisis. Kasus GNI menjadi ujian bagi pemerintah dalam memastikan perusahaan yang beroperasi di sektor strategis memiliki kondisi keuangan yang sehat dan mampu memenuhi kewajiban terhadap pekerja.

Achmad menyatakan pemerintah pusat, Kementerian Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah perlu mengawal proses PHK agar seluruh hak pekerja terpenuhi, termasuk pesangon, uang penghargaan masa kerja, penggantian hak, tunggakan upah, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang sedang dijalani perusahaan, pemerintah diminta memastikan tagihan pekerja tidak kalah prioritas dibandingkan kepentingan kreditur lainnya.

“Pemerintah harus hadir, bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai pelindung pekerja. Dalam proses PKPU, hak-hak pekerja tidak boleh tersisih oleh kepentingan kreditur besar,”

ujar dia.

Evaluasi Hilirisasi

Achmad juga meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan hilirisasi sebelum memperluas proyek-proyek baru. Perusahaan penerima fasilitas investasi perlu menjalani uji ketahanan keuangan (stress test), termasuk terhadap struktur utang, modal kerja, dan kemampuan memenuhi kewajiban ketenagakerjaan.

Ia menambahkan insentif investasi ke depan perlu dikaitkan dengan kualitas tata kelola perusahaan dan perlindungan tenaga kerja, bukan hanya realisasi nilai investasi.

Baca juga:
Modal 'Pancingan' Insentif dan Investasi, Airlangga Pede Ekonomi RI Tetap… Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal…
Wacana Kopdes Merah Putih Kelola CPO: GAPKI Minta Pemerintah Tak… Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah untuk mengkaji komprehensf perihal…
Jangan Paksa Smelter Bangun Rantai Nilai LTJ Sendiri, Ini Usulan… Forum Industri Nikel Indonesia (Fini) meminta pemerintah menerapkan kebijakan terkait Logam Tanah…
  • Modal 'Pancingan' Insentif dan Investasi, Airlangga Pede Ekonomi RI Tetap Tumbuh di…
  • Wacana Kopdes Merah Putih Kelola CPO: GAPKI Minta Pemerintah Tak Racik Kebijakan…
  • Jangan Paksa Smelter Bangun Rantai Nilai LTJ Sendiri, Ini Usulan Industri Nikel
Tag:industriInvestasinikelPHKPKPUPT GNI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger
By Rahmat Baihaqi
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
2
Berburu ‘Jejak Dokumen’ di Kramat Pela: Kejagung 3 Jam Geledah Rumah Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggeledahan rumah Febrie Adriansyah.
3
Erick Thohir Siapkan Agenda Besar di Kongres PSSI 2026, Pemilihan 2027 Ikut Dibahas
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir
4
IFW 2026 Raup Transaksi Rp10 Miliar, 35.000 Pengunjung Ramaikan Industri Fashion
By Syifa Fauziah
BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi PHK industri smelter nikel.
Ekonomi Bisnis

Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras ‘Indikator Semu’ Hilirisasi

Rencana perusahaan smelter nikel Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI),…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
50 menit lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran uang asing Dolarasia Money Changer Cibubur, di Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Beda Arah Diawal Pekan! Rupiah Menguat Rp17.997 per Dolar AS, IHSG Loyo 0,03 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam konferensi pers di Jakarta. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Klaim Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Tangguh di Tengah Panas Timur Tengah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kondisi fiskal moneter dan sektor keuangan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi, Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) tiba di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Ekonomi Bisnis

Wisman Melancong ke Indonesia Capai 1,39 Juta, Paling Banyak dari Malaysia

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong ke Indonesia tercatat mencapai 1,39 juta…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up