Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 3 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras ‘Indikator Semu’ Hilirisasi
Ekonomi Bisnis

Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras ‘Indikator Semu’ Hilirisasi

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 3, 2026 5:26 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi PHK industri smelter nikel.
Ilustrasi PHK industri smelter nikel. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Rencana perusahaan smelter nikel Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900 pekerja menjadi peringatan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak cukup diukur dari besaran investasi maupun jumlah tenaga kerja.

Daftar isi Konten
  • Indikator
  • Penuhi Hak

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengatakan kasus GNI menunjukkan pemerintah perlu mengubah indikator keberhasilan hilirisasi dengan memasukkan aspek keberlanjutan lapangan kerja dan ketahanan industri.

“Kasus PHK di GNI menunjukkan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak cukup diukur dari besarnya investasi atau jumlah tenaga kerja yang pernah terserap. (Hal) yang jauh lebih penting adalah apakah pekerjaan itu bertahan, layak, dan mampu memberikan kepastian bagi pekerja ketika perusahaan menghadapi tekanan keuangan?”

kata Achmad dalam keterangannya, Senin, 3 Agustus 2026.
Baca juga:
PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara 'Haram' Lepas Tangan Usai… Rencana PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900…
BPS: Impor RI Meroket 34 Persen, Jauh Lampaui Pertumbuhan Ekspor… Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan kinerja ekspor dan impor Indonesia naik pada…
Emas Global Melonjak, Harga Antam Ikut Naik Rp7.000! Kini Tembus… Harga emas global mengalami kenaikan pada Senin, 3 Agustus 2026. Kenaikan itu…
  • PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara 'Haram' Lepas Tangan Usai Klaim Manis…
  • BPS: Impor RI Meroket 34 Persen, Jauh Lampaui Pertumbuhan Ekspor pada Juni…
  • Emas Global Melonjak, Harga Antam Ikut Naik Rp7.000! Kini Tembus Rp2,61 Juta…

Indikator

Selama ini pemerintah lebih banyak menonjolkan capaian investasi dan penyerapan tenaga kerja sebagai indikator keberhasilan hilirisasi. Padahal, indikator tersebut belum menggambarkan kualitas maupun keberlanjutan pekerjaan yang tercipta.

Ia mencontohkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi yang menunjukkan realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan dengan penyerapan 1,45 juta tenaga kerja. 

Sementara, investasi hilirisasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp147,5 triliun atau hampir 30 persen dari total investasi nasional.

Namun, menurut Achmad, data tersebut tidak menjelaskan berapa lama tenaga kerja mampu bertahan, bagaimana kondisi hubungan kerja, maupun perlindungan yang diterima ketika perusahaan mengalami tekanan keuangan.

“Selama ini kami lebih banyak menghitung berapa triliun investasi masuk dan berapa orang direkrut. Pemerintah juga perlu mulai mengukur retensi tenaga kerja, kualitas pekerjaan, kesehatan keuangan perusahaan, hingga risiko PHK. Tanpa indikator itu, investasi yang besar bisa menciptakan ilusi keberhasilan, padahal fondasi industri masih rapuh,”

terang dia.

Penuhi Hak

Achmad menilai kasus GNI juga menunjukkan evaluasi terhadap perusahaan penerima fasilitas dan kemudahan investasi sangat vital. Pemerintah perlu memastikan perusahaan memiliki kondisi keuangan yang sehat, serta mampu memenuhi kewajiban kepada pekerja.

Ia pun mendorong agar insentif investasi ke depan dikaitkan dengan indikator kualitas pekerjaan, termasuk kepastian hubungan kerja, kepesertaan jaminan sosial, keselamatan kerja, hingga pelatihan tenaga kerja.

Selain itu, pemerintah juga diminta memastikan seluruh hak pekerja terdampak PHK dipenuhi serta menyiapkan program penempatan kerja kembali dan pelatihan ulang bagi para pekerja.

“Investasi Rp1.000 triliun tidak otomatis berarti lapangan kerja aman. PHK GNI menjadi pengingat bahwa indikator keberhasilan hilirisasi harus bergeser dari sekadar investasi menuju keberlanjutan industri dan kualitas pekerjaan,”

imbuh Achmad.
Baca juga:
KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Perairan Madura, 5 Tewas… Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Sumenep, Madura…
Korban PHK di RI Capai 32.389 Orang per Juni 2026,… Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaporkan, jumlah pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)…
Jangan Hanya Terlalu Fokus Isu Politik, 5 Tarif Baru Ini… Memasuki Agustus 2026, pemerintah mulai menerapkan sejumlah kebijakan baru yang berdampak pada…
  • KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Perairan Madura, 5 Tewas dan 41…
  • Korban PHK di RI Capai 32.389 Orang per Juni 2026, Kemnaker: Jabar…
  • Jangan Hanya Terlalu Fokus Isu Politik, 5 Tarif Baru Ini Senyap Berlaku…

Tag:Berita PentingHilirisasiindustrinikelPHKPT GNISmelter
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Heboh Jokowi Dinobatkan Jadi Raja Timor, PSI Luruskan Kabar yang Bikin Geger
By Rahmat Baihaqi
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
By Hardani Triyoga
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang tunai hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
2
Berburu ‘Jejak Dokumen’ di Kramat Pela: Kejagung 3 Jam Geledah Rumah Febrie Adriansyah
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggeledahan rumah Febrie Adriansyah.
3
Erick Thohir Siapkan Agenda Besar di Kongres PSSI 2026, Pemilihan 2027 Ikut Dibahas
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir
4
IFW 2026 Raup Transaksi Rp10 Miliar, 35.000 Pengunjung Ramaikan Industri Fashion
By Syifa Fauziah
BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi PHK pegawai industri nikel.
Ekonomi Bisnis

PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara ‘Haram’ Lepas Tangan Usai Klaim Manis Hilirisasi Nikel

Rencana PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
42 menit lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran uang asing Dolarasia Money Changer Cibubur, di Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Beda Arah Diawal Pekan! Rupiah Menguat Rp17.997 per Dolar AS, IHSG Loyo 0,03 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam konferensi pers di Jakarta. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Klaim Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Tangguh di Tengah Panas Timur Tengah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kondisi fiskal moneter dan sektor keuangan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi, Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) tiba di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Ekonomi Bisnis

Wisman Melancong ke Indonesia Capai 1,39 Juta, Paling Banyak dari Malaysia

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong ke Indonesia tercatat mencapai 1,39 juta…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up